The Diversity Of Melayu Jadi Branding Pariwisata Rohul

The Diversity Of Melayu Jadi Branding Pariwisata Rohul
Brand Pariwisata Rokan Hulu

Rohultoday.co- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), telah menetapkan branding Pariwisata di daerahnya. Dalam penetapan brand ini, The Diversity Of Melayu, menjadi tagline yang akan ditawarkan kepada wisatawan untuk merasakan sensasi berkunjung Ke negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau .

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rohul, Drs.Yusmar, M.Si, Jumat (12/8/2017) menjelaskan, Brand merupakan identintas pariwisata rohul, serta menjadi komponen penting dalam pemasaran pariwisata. Melalui Branding, calon wisatawan dapat mengatahui apa yang ditawarkan jika mereka berkunjung ke Rokan Hulu. 

Agar mudah diingat, lanjut yusmar, pada bagian brand terdapat logo, dimana pembuatan logo tersebut sebelumnya sudah  di syaimbarakan Serta disempurnakan dengan berkonsultasi dengan Pakar Brand Nasional. logo ini, mengacu kepada Brand "Wonderful Indonesia", terdiri dari garis geometrik yang terangkai indah, membuat sebuah pola kubah, rumah adat melayu serta lima tiang.

 Lebih jauh diterangkanya, Garis-garis geometrik dalam logo tersebut memiliki makna masing-masing. Garis geometrik kubah yang berada disisi kiri atas, menandakan Negeri rokan hulu yang kental akan nuansa islami. garis geometrtik membentuk rumah adat melayu, menandakan Rokan Hulu sebagai negeri melayu. kemudian, 5 tiang menandakan 5 kerajaan (luhak) yang ada di rokan hulu.

Kemudian, di sisi kiri bawah Logo, terdapat Tag line "Rokan Hulu The Diversity of melayu". makna dari Tagline tersebut adalah sebuah sugesti kepada wisatawan "kalau mau melihat keanegakaragaman melayu datangkah ke Rohul," kata Yusmar.

"Rohul ini unik, sejarah dan kultur melayu sudah ter akulturasi dengan baik disini. dirohul terdapat beberapa suku bangsa melayu yang terakultarasi dengan suku bangsa lain, seperti melayu Rokan yang terakultarasi dengan melayu sumatra barat.  disini juga ada suku bangsa lain seperti mandailing, nias, Suku Bonai yang kesemuanya menyatu hidup rukun berdampingan.

Menurut Yusmar, brand menjadi langkah awal dalam mengemas potensi wisata yang ada di Rohul. Apalagi, kabupaten Rokan Hulu banyak memiliki objek wisata yang jauh berbeda dengan objek wisata lainya di Riau. 

"Kita punya air terjun yang berbeda dengan daerah lain,  air  terjun yang kita meliki harus dilalui dengan meniti tebing, ini menjadi potensi yang langka dan bisa di jual," mantan Kadistamben Rohul itu.  

Tak Hanya Branding, Disparbud Rohul juga menetapkan tanjak "Unak Serantau" sebagai Tanjak Khas Rohul. yusmar menjelaskan, Nama Unak Serantau terinspirasi dari gelar Pendekar Datuk Mahraju Sultan Kilak yang pernah mengabdi di istana Rokan.

Datuk Mahraju Sultan Kilak dikenal  memiliki  Silat yang lincah seperti angin dan mampu mengepung lawan dan melumpuhkan lawan dari segala arah. Datuk Mahraju Sultan Kilak dikenal terkemuka dalam menyelesaikan masalah dan persoalan kerjaan. Dia lebih mementingkan persoalan kerajan dari pada persoalan pribadinya. 

Unak Serantau memliki makna pagar negeri atau pertahan negeri. dengan di abadikan sebagai nama tanjak khas Rohul diharapkan menumbuhkan rasa kewibawaan pemuda-pemuda melayu serta menyimbolkan kekuatan, kelincahan kdan kecakapan.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini