Terkait Penahanan Dua Staf Disdikpora, Pejabat Rohul Terkejut

Terkait Penahanan Dua Staf Disdikpora, Pejabat  Rohul Terkejut

Rohultoday.com- Sejumlah pejabat di Kabupaten Rokan Hulu tidak mengetahui dan mengaku kaget dengan adanya panahanan Dua  staf Dinas Pendidikan, Pemdua dan Olahraga (Disdikpora) Rokan Hulu ditahan pihak Kejati Riau.

 

Salah pejabat yang sempat kaget yakni Wakil Ketua Komisi I DPRD Rokan Hulu, Kelmi Ambri mengaku terkejut terkait adanya, pihak Kajati Riau menahan Dua oknum pegawai di Disdikpora Rohul inisial MK dan IK yang diduga menyalahgunakan anggaran Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Anggaran Tahun 2014 senilai Rp 349 juta.

 

Hal ini disampaikan Kelmi Abmri di dampingi Sekeretaris H. Imron  di ruang kerjanya, (Rabu 28/1/2015), walaupun kasus tersebut diketahuinya sesaat di bacanya di terbitan salah satu media ini, namun terkait penanganan kasus tersebut di Kejati Riau Komisi satu DPRD Rokan Hulu  yang membidangi Hukum ini mendorong dan sangat mendukung proses penegakan hukum tindak pidana korupsi.

 

“Karena kita mau di Rokan Hulu ada tindakan korupsi, kita ingin Rohul bersih dari berbagai bentuk penyelewengan anggaran rakyat,” tegas Kelmi Ambri Anggota DPRD dari partai Demokrat Dapil Dua Tambusai-Tambusai Utara.

 

Di tempat berbeda, Bupati Rokan Hulu Achmad, saat dikonformasi terkait juga belum mengetahui persoalan itu. Namun saat ditanya upaya apa yang dilakukan Pemkab Rokan Hulu untuk melakukan pembelaan hukum terhadap pegawainya, Achmad menjawab “ Kita serahkan kepada hukum, kita ingin supaya bisa diproses sesuai ketentuan hukumnya yang berlaku,” ujar Achmad.

 

Kemudian, Sekda Rokan Hulu Damri Harun, selaku atasan pegawai di Rokan Hulu dikonfirmasi, dia menjawab, “ Saya baru tahu itu, ya kalau berani berbuat harus berani bertanggung, saya sebenarnya tidak memperdulikan informasi-informasi seperti itu,” pungkasnya.***[ady]

Indeks Berita Hari Ini