Terkait Kasus Pencabulan Anak Kandung Sendiri, Ini Kata Kakan Kemenag ‎Rohul

Terkait Kasus Pencabulan Anak Kandung Sendiri, Ini Kata Kakan Kemenag ‎Rohul
Kakan Kemenag Rohul, Drs. H. Syahrudin, M.Sy

Rohultoday.co- Terkait kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap Anaknya yang masih dibawah umur selama empat tahun lamanya di Rokan Hulu (Rohul), Diakui Kepala kantor (Kakan) Kementerian Agama kabupaten Rohul, Drs. H. Syahrudin, M.Sy karena faktor lemahnya Iman.

Ia menambahakan, melihat belakangan ini maraknya aksi pencabulan yang menimpa anak dibawah umur, bahkan pelaku pencabulan sendiri adalah orang tua kandung, tentunya menjadi sebuah pekerjaan Rumah (PR) bagi seluruh elemen masyarakat.

"Miris saya mendengarnya, orang tua kandung yang tega mencabuli putri kandungnya sendiri‎, hal ini tidak lain dan tidak bukan karna lemahnya iman dalam keluarga," katanya, Ahad (22/10/2017).

Lebih lanjut dijelaskanya, iman merupakan pondasi dalam membina rumah tangga yang sakinah, dan dengan adanya iman, tentunya perbuatan-perbuatan tercela seperti pencabulan bisa dihindari.

Diakuinya, dengan lemahnya iman, tentunya akan memandu keluarga untuk berbuat maksiat, untuk itulah benteng yang paling hebat dalam mencegah perbuatan tercela yakni, dengan mempertebal iman.

Ia menerangkan, sebagai orang tua, tentunya contoh dalam mempertebal iman sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Untuk itulah orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya.

Untuk memberikan pemahaman dan mempertebal iman, Syahrudin akan mengintruksikan penyuluh agama yang ada disetiap desa, untuk memasukan materi pencabulan.

"Ya kita akan berusaha untuk memaksimalkan fungsi dari penyuluh agama yang ada di setiap desa, dalam memberikan pengetahuan tentang bahayanya pencabulan, dan berupaya untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua, terkait dengan pencabulan yang sedang marak," imbuhnya.

Syahrudin mengaku, pihaknya juga sedang menyusun khotbah tentang maraknya pencabulan anak, yang akan dibacakan pada solat jumat dan kegiatan-kegiatan agama lainnya.

"Kita berharap dengan adanya upaya untuk mengingatkan serta mempertebal iman para orang tua, kasus pencabulan di Rohul bisa hilang, apalagi kita berjuluk Negri Suluk Berpusaka nan hijau," ungkapnya

Ia juga mengingatkan kepada orang tua untuk tidak takut untuk memberi tahu kepada siapapun yang dirasa aman, ketika mengalami perlakuan pencabulan, dan diharapkan orang tua untuk terus memperdalam ilmu agama agar terhindar dari perbuatan keji tersebut.

"Memang saat ini vidio‎ atau gambar porno bisa dengan mudah didapatkan di internet, namun semua itu bisa dibentengi dengan iman," tutupnya.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini