Tak Terbuki Korupsi Dana Bimtek, Mantan Camat Rambah Hilir Divonis Bebas

Tak Terbuki Korupsi Dana Bimtek, Mantan Camat Rambah Hilir Divonis Bebas
Arie Kurnia Arnold

Rohultoday.co- Arie Kurnia Arnold, mantan Camat Ramba Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) Arapat Desa dan BPD se-Rohul. Nyatakan hakim tak terbukti melakukan tindak pidana. Bahkan tuntutan hukuman yang dijatuhkan jaksa penuntut pun dimentahkan hakim.

Putusan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, pada sidang Selasa (5/9/2017) sore itu, langsung disambut keluarga terdakwa dengan ucap puji syukur.

Berdasarkan putusan majelis hakim, perbuatan terdakwa dalam melakukan penyelewengan dana tidak memenuhi unsur. Untuk itu dakwa jaksa tak dapat diterima.

"Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan jaksa dan meminta jaksa untuk mengeluarkan dari tahanan " tegas majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan.

Atas putusan majelis hakim tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gilang SH, langsung menyampaikan permohonan kasasi kebagian Panmud PN Pekanbaru.

Gilang mengatakan jika pihak Kejari Rokan Hulu langsung menyatakan kasasi. "Kami menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung," ucapnya.

Sebelumnya, Arie Kurnia Arnold dituntut hukuman pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 300 juta subsider 4 bulan. Sedangkan kerugian negara sebesar Rp 250 juta dibebankan kepada Faisal selaku rekanan.

Perbuatan Arie terbukti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Seperti diketahui, Arie Kurnia Arnold, Camat Rambah Hilir dihadirkan kepersidangan atas perkara kegiatan Bimtek Aparat Desa dan BPD se-Rohul ke Yogyakarta dan Batam Provinsi Kepulauan Riau tahun 2015 lalu.

Pada kegiatan tersebut, terdakwa diduga melakukan mark up dana kegiatan yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp250 juta.

Indeks Berita Hari Ini