Meski Harga TBS Sawit Turun , Petani Rohul Ngaku Tak Masalah

Meski Harga TBS Sawit Turun , Petani Rohul Ngaku Tak Masalah

Rohultoday.com- Petani kelapa sawit di Kabupaten Rokan Hulu mengaku turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit Rp70,20 per kilogram (Kg) pada pekan ini belum masalah. Menurut sejumlah petani sawit, meski sedang musim trek, turunnya harga TBS di bawah Rp100 sudah menjadi hal biasa bagi mereka.

 

"Yang kami khawatirkan, harga sawit anjloknya sama seperti harga getah karet. Seperti menjelang Lebaran (Idul Fitri, red)," kata Ari, seorang petani sawit di Kecamatan Rambah, Kamis (5/2/2015).

 

Sesuai catatan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul, Kamis (5/2/2015), berdasarkan hasil Rapat Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Riau No 05 periode 05-10 Februari 2015, harga TBS usia 10 tahun ke atas turun Rp70,20 per kg.

 

TBS sawit umur 3 tahun Rp1.183,91 per kg, umur 4 tahun Rp1.322,14 per kg, umur 5 tahun Rp Rp1.414,82 per kg, umur 6 tahun Rp1.456,37 per kg, umur 7 tahun Rp1.511,98 per kg.

 

Sedangkan TBS sawit umur 8 tahun Rp1.559,11 per kg, umur 9 tahun Rp1.609,13 per kg, dan umur 10 tahun hingga 20 tahun ke atas Rp1.654.03 per kg. Untuk indeks K sekitar 86,60 persen, harga CPO Rp7.522,97 per kg, kernel Rp5.156,58 per kg.

 

Meski harga TBS sawit turun tipis, beda lagi yang dialami petani karet. Sampai hari ini mereka masih lemas, sebab harga getah karet anjlok hingga Rp5.000 per kg bagi petani perseorangan. Sedangkan harga karet milik kelompok masih dihargai Rp6.200 per kg.

 

Turunnya harga karet sudah terjadi dua tahun lebih. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, harga karet sempat menyentuh angka Rp19 ribu per kg. Kini, mereka hanya menunggu keajaiban datang.

 

Belum lama ini Bupati Rohul Achmad pernah mengundang toke dan petani karet untuk membahas anjloknya harga komoditi karet. Namun sepertinya, pertemuan itu tidak membuahkan hasil. Pasalnya, selain kualitas getah rendah, pasaran dunia kini lebih minat dengan getah karet sistesis.***[ady]

Indeks Berita Hari Ini