Masakan Tradisional Khas Rohul Jadi Buruan Warga di Pasar Ramadan

Masakan Tradisional Khas Rohul Jadi Buruan Warga di Pasar Ramadan
Pasar Ramadan di Pasar Lama Pasir Pengaraian

Rohultoday.co- Pasar ramadan menjadi tempat yang paling ramai diburu pengunjung di bulan ramadan ini. Di pasar ramadan biasanya tersedia makanan siap saji yang beragam dengan harga terjangkau, meski banyak makanan siap saji yang di jual di pasar ramadan, makanan tradisional ternyata tidak kehilangan peminat.

Biasanya di bulan Ramadan umat Islam biasanya lebih senang berburu makanan siap saji di pasar Ramadan. Selain lebih praktis di pasar Ramadan juga banyak menjual masakan yang beraneka ragam dengan harga yang terjangkau.

Meski banyak makanan siap saji yang di jual di pasar Ramadan, makanan tradisional ternyata tidak kehilangan peminat, seperti yang terlihat di pasar Ramadan Pasir Pengaraian kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Setiap tahunya, tempat ini menjadi tempat buruan bagi warga para pecinta masakan Khas tradisional Rokan Hulu.

Di pasar Ramadan ini, berbagai jenis panganan ramadan tradisional khas Rohul tersedia, mulai dari makanan setengah berat, seperti pankek, gulai langkitang, kokek asam durian, anyang pakih dan asam padeh baung.

Hingga panganan olahan sayuran yang menggugah selera, seperti gulai pucuk ubi tumbuk, sambalado giliang, terong bakar dan daun kates tersedia dengan harga terjangkau.

Salah seorang pedagang makanan khas tradisional di Pasar Ramadan Pasir Pengaraian, Upik (52) mengaku dirinya sudah 11 tahun berjualan makanan khas Rohul di pasar ramadan ini. Menurutnya, masakan pankek, terong bakar dan sayur rebus menjadi makanan yang paling banyak diburu warga jelang bebruka puasa.

“Alhamdulilah setiap tahunnya saya berjualan disini, sudah 11 tahunan gitu lah,” ungkap Upik, Selasa (30/5/2017) ketika ditemui di Pasar Ramadan Pasir Pengaraian.

Dia mengaku hanya khusus menjual masakan tradisional khas Rohul karena banyaknya permintaan dari masyarakat. Setiap bungkusnya Upik membandrol dagangannya seharga Rp.5 ribu dan setia hari dagangannya ludes diserbu warga.

“Minat masyarakat akan masakah khas Rohul cukup tinggi. Alhamdulilah uangnya bisa ditabung buat keperluan lebaran nanti,” ungkapnya dan mengaku hanya menjual makanan khas Rohul sewaktu bulan Ramadan saja, karena pada bulan Ramadan permintaan meningkat.

Sementara itu, salah seorang pembeli makanan khas Rohul, teteh mengaku menu makanan khas Rohul sudah menjadi makanan wajib keluarganya selama bulan Ramadan.

Selain enak dan lezat makanan khas Rohul juga mengobati kerinduannya, karena saat ini masakan tradisional ini hampir jarang di temui di hari-hari biasa.

“Kalau sudah puasa, pasti kami tak pernah ketinggalan datang ke Pasar Ramadan di Pasar Lama ini, selain banyak pilihan untuk mencari takjil berbuka, disini juga ada banyak aneka makanan khas Rohul yang hampir jarang ditemui ketika hari-hari biasa,” ucapnya dan menambahkan bahwa terbantu dengan adanya Pasar Ramadan yang dibuat refresentatif di tengah kota ini, sehingga Dia bisa memilih banyak makanan hanya disatu tempat.

Sementara itu, Lurah Pasir Pengaraian, Mukhlis selalu pengelola Pasar Ramadan mengatakan, di pasar Ramadan ini disediakan sebanyak 92 lapak ukuran 2 x 1,5 meter. Setiap lapak disewakan sebesar Rp.300 ribu selama Ramadan. Di pasar Ramadan ini, dijual berbagai kuliner mulai dari makanan yang biasa hingga makanan tradisional yang menggugah selera.

“Setiap tahunnya kita memang menyediakan lapak bagi pedagang yang ingin mengais rezeki di bulan Ramadan ini. Alhamdulilah antusias pedagang dan masyarakat setiap tahunnya meningkat untuk berkunjung di Pasar Ramadan Pasar Lama ini,” pungkasnya.

Tertarik untuk menyantap makanan tradisional khas ramadan dari Rokan Hulu, silahkan datang bekunjung ke pasar Ramadan di Pasir Pengaraian yang berada di Jalan Diponegoro Pasar lama Pasir Pengaraian.

Jika datang ke pasar ramadan ini, dijamin anda bisa mendapatkan berbagai macam makanan tradisional khas kabupaten Rokan Hulu dengan harga terjangkau dan pas untuk dopet anda.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini