Mantan Bupati Achmad Dukung Moto Baru Rohul Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau

Mantan Bupati Achmad Dukung Moto Baru Rohul Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau
Mantan Bupati Achmad Saat Memberikan Sambutan Dalam Haul Syekh Masum tambusai Ke-56

Rohultoday.co- Mantan Bupati Rohul dua Priode Drs.H. Achmad Msi, menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengubah Moto Rohul dari " Negeri Seribu Suluk" menjadi “Negeri Suluk Berpusaka nan Hijau”.

Namun sebelum itu resmi dilakukan, Achmad menyarankan, Perubahan Slogan tersebut sebaiknya disosilaisasikan dulu dan kemudian Diperdakan.

Dukungan terhadap perubahan Moto Rohul tersebut, disampaikan Achmad, saat diminta memberikan sambutan dalam acara Haul atau peringatan hari wafatnya Allah Yarham Syekh Masum tambusai Ke-56 di kuala tambusai, desa sungai kumango, kecamatan tambusai, Sabtu (2/9/2017).

Menurutnya, jika Moto itu jadi di rubah, pemkab disarankan agar Segera membuat program terkait Slogan baru tersebut, Seperti Program pengembangam Suluk, program pelestarian Pusaka daerah, serta program pelestarian alam, karena slogan itu menunjukan jati diri serta cirri khusus daerah kedepanya. Jika Moto itu bisa diimplementasikan dalam bentuk program, kata Achmad, maka Rohul sangat berpeluang mendapatkan bantuan dari APBN, khusunya pengembangan Cagar Budaya dan sejarah, serta Terkait Program Pelestarian alam.

"Perubahan Slogan itu mungkin jadi salah satu Strategi bupati kita untuk mendapatkan dana APBN, jadi itu harus kita dukung ini demi kemajuan daerah," kata Achmad.

Ditempat yang sama, Asisten II Setda Rohul Ir Muhammad Ruslan, M.Si yang mewakili Bupati Rohul H.Suparman,S.Sos.MSi menyampaikan, Perubahan Tag line Rohul dari negeri seribu suluk menjadi negeri suluk berpusaka nan hijau bukan menandakan berkurangnya perhatian Pemkab Rohul terhadap keberadaan surau-surau suluk.

Dia menyatakan, Pemkab Rohul pada prinsipnya tetap komitmen menjaga nilai-nilai suluk itu tetap lestari di Rohul.

"Meski sekarang pemberian dana hibah untuk surau suluk itu sangat sulit mengingat aturan pemberian hibah, tapi kedepan pemerintah pasti akan memikirkan bagaimana mekanisme terbaik untuk membantu surau suluk yang ada, tetapi yang cukup kita apressiasi, kita lihat sampai sekarang surau suluk tetap eksis meski tak lagi dibantu APBD," kata Ruslan.

Dalam Kegiatan Khaul Ke-56 Syekh Masum ini Achmad juga mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan Haul sebagi motivasi kepada masyarakat untuk senantiasa menghormati, mengingat serta mengimplementasikan semangat, jasa dan ajaran tokoh-tokoh terdahulu dalam mencari ilmu pengatahuan.  

"Dengan Khaul menumbuhkan Kebanggaan dan rasa syukur kita, bahwa ternyata negeri kita ini adalah negeri Yang diberkahi Allah SWT, karena banyak melahirkan tokoh besar, ulama besar, Pahlawan besar serta Tokoh Keilmuan Lainya,” ujarnya.

Juga Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala Dinas Badan dan Kantor, Camat Tambusai Muamer Khadafi, Anggota DPRD Rohul Syahril Topan, Wahyuni dan Ermiyanti, Serta sekitar 500 jemaah Naqsabandiyah, termasuk peserta Suluk 40 hari sebanyak 120 orang.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini