Kumpulkan Kepala Sekolah se-Rohul, Bupati Suparman Ingin Ciptakan Sekolah Ramah Anak

Kumpulkan Kepala Sekolah se-Rohul, Bupati Suparman Ingin Ciptakan Sekolah Ramah Anak
Foto Bersama Bupati Suparman dengan kepala Sekolah se-Rohul di Masjid Agung

Rohultoday.co- Bupati Rokan Hulu H. Suparman S.Sos M.Si, menginginkan seluruh sekolah yang tersebar di 16 kecamatan se-kabupaten Rokan Hulu bisa menerapkan “Sekolah Ramah Anak”.

‎Keinginan Bupati Rohul Suparman disampaikan saat acara Temu Ramah dengan Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran SMP‎/ MTs dan Guru Kelas VI SD/ MI Dalam Rangka Persiapan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/ 2018, di Convention Hall Masjid Agung Islamic‎ Center, Pasir Pengaraian, Selasa (5/9/2017) sore.

Dikatakanya, “Sekolah Ramah Anak” bagaimana pihak sekolah menggunakan kawasan sekolah‎ menjadi sebuah tempat yang betul-betul membuat anak didik merasa nyaman.

‎ "Jadi tidak ada lagi sekolah yang menjadi tempat intimidasi guru kepada siswanya, tetapi bagaimana sekolah betul-betul mendampingi anak didiknya dalam meningkatkan kualitas anak," jelas Bupati Suparman usai acara.

‎ "Nah, bagi anak yang memang betul-betul mempunyai keterbatasan, maka kita harapkan guru mampu mendampinginya, sehingga dengan keterbatasan ini kita carikan solusi bagaimana anak-anak mampu mengatasi keterbatasannya," tambahnya.

Menurutnya, untuk urusan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk persiapan anak didik, baik siswa SMP/ MTs dan SD/ MIN dalam rangka ujian akhir nasional (UAN) atau UN.

"Jauh hari kita ingin sekolah sudah memulai mempersiapkan anak didik, sehingga nanti tidak ada lagi alasan bahwa kita tidak mampu memberikan yang terbaik kepada anak didik, dan anak-anak tidak lulus," harap Bupati Suparman di acara yang diprakarsai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul.

Dengan waktu sekitar enam bulan lagi menjelang UN, Bupati Suparman meminta seluruh Kepala SMP/ MTs dan Kepala SD/ MIN, termasuk para guru mata pelajaran UN untuk bersungguh-sungguh mendampingi anak didiknya, sehingga mereka siap menghadapi UN tersebut.

Terlepas itu, mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini mengaku di acara ramah tamah ada beberapa keluhan dari para tenaga pendidik, mulai infrastruktur sampai fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan sekolah dalam rangka peningkatan kualitas mutu pendidikan.

"Dengan adanya komunikasi dan koordinasi, saya yakin kita saling terbuka saling mencarikan solusi dan semua kita anggap bertanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, baik pemerintah daerah, swasta, orang tua semua harus bekerjasama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ajak Bupati.

Membahas masih banyaknya desa terpencil yang masih kekurangan guru, Bupati Suparman mengaku dalam waktu dekat kebijakan tersebut akan dipikirkan dan dicarikan solusinya.

"Dimanapun anak-anak kita yang masuk pada usia wajib sekolah tentunya kita akan memberikan pelayanan maksimal, termasuk penyebaran tenaga tenaga pendidik," kata orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini.

"Insya Allah ini menjadi skala prioritas kita di masa yang akan datang," tambahnya.

‎Sementara itu, Plt Kepala Disdikpora Rohul Nifzar SP, MIp, mengatakan ramah tamah dengan Bupati Rohul dihadiri sekira 1.532 tenaga pendidik, terdiri 367 Kepala SD/ MIN se-Rohul, 494 guru Kelas VI (enam), 131 Kepala SMP/ MTs, 524 guru mata pelajaran UN, serta 16 Kepala UPTD Dikpora.

"Tujuannya adalah murni untuk silaturahmi dan temu ramah bapak Bupati dengan seluruh Kepala SMP/ MTs, Kepala SD/ MIN, dan menghadirkan guru yang mengajarkan mata pelajaran UN," jelas Nifzar yang merangkap jabatan sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Rohul.

Nifzar mengatakan pertemuan ini diharapkan akan terbangun komunikasi yang baik, terbangun rasa solidaritas dan terbangun keinginan dari tenaga pendidik untuk fokus kepada pembelajaran di kelas, di sekolah dan fokus terhadap pelaksanaan UN, dan dapat diikuti dengan baik dengan harapan semata-mata adalah hasil kerja anak didik.

Ia mengungkapkan untuk hasil UN SD pelajar Rohul lulus 100 persen pada UN 2016-2017. Demikian juga peserta UN SMP lulus 100 persen.

"Dari pertemuan ini diharapkan persiapan berjalan baik, sehingga pada saatnya tidak ada trauma atau ketakutan-ketakutan kepada anak didik yang akan mengikuti UN,"‎ harap Nifzar. (Adv/ Humas)

Indeks Berita Hari Ini