IPNU Desak Kanwil Kemenag Riau Tolak Full Day School

IPNU Desak Kanwil Kemenag Riau Tolak Full Day School

Rohultoday.co- Full Days School saat ini menjadi sebuah kebijakan Kemendikbud yang banyak menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat, tarutama dikalangan lembaga pendidikan yang berbasis agama islam.

Dalam hal ini Kanwil Kemenag Riau mengambil langkah dengan menjadi fasilitator dalam rapat akbar dengan lembaga pendidikan yang berbasis agama islam seperti FKPP, MDTA, NU dan Banom-Banom NU.

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang merupakan salah satu banom NU dalam hal ini diwakili oleh Saddam Orbusti Ritonga (Ketua IPNU Kota Pekanbaru) , Yang didampingi Fachri Arvan Nasution (Sekretaris IPNU Kota Pekanbaru), Agus Rianto (Komandan CBP Kota Pekanbaru) dan Hendi Selwa (Ketua IPNU Siak) dan beberapa pengurus lainnya menyuarakan desakannya kepada Kanwil Kemenag Riau untuk menolak Full Days School ini.

Pada kesempatan nya Saddam mengatakan "Kami dari IPNU Riau mendesak kepada Kanwil Kemenag Riau untuk menolak secara tegas program Full Days School (FDS) ini".

Karena menurut kami hal ini sama saja penistaan yang dilakukan oleh kemendikbud terhadap kemenag yang juga merupakan bagian dari pendidikan. Seharusnya sebelum menerapkan FDS ini pihak kemendikbud harus duduk bersama kemenag selaku lembaga yang menaungi pendidikan islam di indonesia. Kemendikbud dalam hal ini mestinya harus memutuskan melalui SKB (Surat Keputusan Bersama) menteri untuk masalah FDS ini. Lanjut Saddam.

Maka, karena hal ini kami lihat tidak dilakukan oleh mendikbud, maka kami dengan tegas meminta kepada Kanwil Kemenag Riau untuk dengan tegas menolak program FDS ini. Karena hal ini jelas sudah mengangkangi kemenag dengan menggrogoti Pendidikan islam yang di naungi oleh kemenag. Tutupnya.

Setelah Pernyataan tadi Kanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Drs H Fairuz, MA, menanggapi bahwa "kami dari pihak kanwil kemenag siap untuk menyatakan sikap menolak FDS dan kami siap juga untuk memfasilitasi rapat akbar guna menyatakan sikap untuk menolak FDS dengan menghadirkan 10000 peserta akbar yang insyaallah akan dilaksanakan di Gelanggang Remaja Pekanbaru 30 Agustus 2017.

Peserta rapat akbar itu sendiri nantinya akan menghasilkan keputusan penolakan terhadap FDS dan akan disampaikan langsung ke Presiden Jokowi. Tutupnya.

Dilokasi yang lain Arief Rahman (Ketua IPNU Riau) melalui telepon selulernya setelah acara diskusi selesai. Menanggapi hal tersebut Arief begitu sapaan akrabnya memberikan apresiasi kepada kader ipnu riau yang dengan lantang menyuarakan desakan tersebut.

"Saya selaku ketua IPNU Riau terus terang mengapresiasi desakan yang disuarakan oleh kader-kader saya. Karena FDS ini memang sejatinya harus kita tolak bersama,"tegasnya.***[ary]

Indeks Berita Hari Ini