Indonesia Mentok di Peringkat Kelima SEA Games 2015

Indonesia Mentok di Peringkat Kelima SEA Games 2015
Logo SEA Games 2015 Singapura

Rohultoday.com - Tinggal satu hari penyelenggaraan SEA Games 2015 bergulir. Sesuai rencana, seremoni penutupan pesta olah raga di kawasan Asia Tenggara ini akan digelar Selasa (16/6) di Stadion Nasional, Singapura.

Hingga H-1 penutupan, posisi Indonesia masih berada di urutan kelima klasemen perolehan medali. Peluang kontingen Merah-Putih untuk mengakhiri SEA Games di peringkat lebih baik nyaris tertutup. Pasalnya, dalam sisa dua hari penyelenggaraan, cabang olah raga yang diikuti Indonesia tinggal menyisakan polo air, bulutangkis, basket, sepak bola, squash, dan voli.

Dari enam cabang itu, bila mengacu pada proyeksi emas dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), raihan emas hanya diprediksi datang dari bulutangkis. Satlak Prima tak melihat adanya potensi medali emas dari polo air, squash, basket, dan voli putra.

Secara khusus, dari cabor tersisa itu, Satlak Prima hanya memproyeksikan dua emas untuk bulutangkis. Satu emas sudah dipersembahkan oleh tim beregu putra. Proyeksi dua emas dari bulutangkis ini sesuai dengan target yang dicanangkan PB PBSI.

Proyeksi dua emas itu bisa terlewati bila tujuh wakil Indonesia yang akan berlaga di semifinal nomor perorangan putra dan putri hari ini bisa mengatasi lawan dan masuk final. Dengan catatan, ketujuh wakil itu menang di partai final yang dimainkan Selasa (16/6).

Sementara basket, yang sukses masuk ke partai final dan menantang Filipina pada Senin (15/6), tak diproyeksi mampu menyumbang emas.

Tentu saja, proyeksi hanyalah sebatas proyeksi. Kondisi di lapangan bisa mengubah proyeksi itu; apakah gagal, terpenuhi, ataukah melebihi target. Sehingga bisa saja basket bakal menambah pundi emas Indonesia dengan dua emas. Selain menempatkan tim putra di final, basket putri juga berpeluang menggenggam emas bila Malaysia kalah dari Vietnam di pertandingan terakhir. Saat ini timnas basket putri masih memuncaki klasemen sementara dengan raihan poin sembilan.

Begitu pula dengan squash, yang pada Senin (15/6) akan memainkan partai semifinal dan final nomor jumbo doubles putra. Di semifinal, duet Indonesia Ade Furkon/Sandi A. Perdana akan menghadapi pasangan Filipina, Ricky Espinola/David W. Pelino.

Polo air, yang tak diunggulkan mendapatkan emas, juga bisa membuat kejutan karena timnas putra dan putri masih punya peluang menyabet emas. Sedangkan tim voli putra harus melewati fase semifinal kontra Thailand, hari ini, bila ingin berebut emas di partai final yang dilangsungkan Selasa (16/6).

Dengan begitu, dari enam cabor yang masih diikuti Indonesia, minus sepak bola yang hanya akan bertanding memperebutkan perunggu, ada maksimal 13 medali emas yang bisa diraih Indonesia hingga penutupan SEA Games 2015.

Akan tetapi melihat perolehan medali pesaing saat ini, sekalipun Indonesia menyapu bersih ke-13 emas itu, Indonesia dipastikan mentok di peringkat kelima.

Penyebabnya, hingga Senin (15/6), Malaysia yang berada satu strip di atas Indonesia (peringkat ke-4) sudah mengumpulkan 59 medali emas. Di sisi lain, Indonesia baru mengoleksi 45 emas sehingga total medali emas maksimal yang bisa kumpulkan sebanyak 58 saja. Sebaliknya, raihan emas Filipina yang berada di posisi keenam, cukup jauh dari Indonesia. Filipina baru mengumpulkan 28 medali emas sehingga Indonesia bakal "aman" di peringkat kelima SEA Games 2015. sebagaimana dikutip dari bola.com

Cabor Tersisa hingga H-1 Penutupan yang Diikuti Indonesia
1. Bulutangkis
Nomor yang diikuti 7, total maksimal medali emas 7
2. Basket
Nomor yang diikuti 2, total maksimal medali emas 2
3. Polo air
Nomor yang diikuti 2, total maksimal medali emas 2
4. Squash
Nomor yang diikuti 1, total maksimal medali emas 1
5. Voli
Nomor yang diikuti 1, total maksimal medali emas 1
6. Sepak bola
Nomor yang diikuti 1, total maksimal medali emas -
Maksimal medali emas tambahan: 13 medali

Indeks Berita Hari Ini