Hati-hati di Rohul Banyak Jembatan “Angker” Siap Memakan Korban

Hati-hati di Rohul Banyak Jembatan “Angker” Siap Memakan Korban
Kecelakaan di Jembatan Lintam Ujung Batu

Rohultoday.co- Penyumbang angka kematian yang terbesar bagi manusia yakni Jalan raya. Dimana, jalan raya merupakan akses utama bagi masyarakat menuju kota satu dan kota lainya, bila tak berhati-hati, kecelakaan pun bisa terjadi pada pengendara yang melewati jalan raya.

 

Tak jarang para pengendara mengalami kecelakaan, dikarnakan kondisi jalan yang kurang layak dilewati bahkan sangat berbahaya jika terus dilewati oleh pengendara.

 

Menurut Yusrizal Thamrin, salah seorang mayarakat Rokan Hulu (Rohul) yang telah lama tinggal di negeri seribu suluk Rokan Hulu, bahkan ketika Rohul  masih tergabung di kabupaten Kampar, menyebutkan, bahwa ada beberapa jalan dan jembatan yang “Angker” dan harus diwaspadai oleh para pengendara di Rohul, terlebih bagi pengendara dari daerah luar.

 

Ia menambahkan, adapun jembatan dan jalan yang Rawan akan kecelakaan, bahkan merenggut korban yakni, Jembatan Lintam Ujungbatu, Jembatan KM 7 Rambah, ‎jembatan kuburan Makam Raja-raja Rambah, jembatan Sei Kumango, Tambusai,   kemudian Tikungan Rumah makan H. Alung, dan tikungan Simpang beringin, dan tikungan Tali Kumain Tambusai.

 

Lebih lanjut dijelaskanya, jalan dan jembatan yang sering dilalui oleh pengendara tersebut, selain kontur dan kondisi jalan yang kurang baik, juga dikenal "Angker"‎ dalam artian ada penunggunya.

 

"Jadi bang, saya hanya memberikan saran serta himbauan saja. jika melewati jembatan maupun jalan tersebut, hidupkan saja klakson sebanyak tiga kali sebagai peringatan atau tanda, terlebih di malam hari," katanya, Kamis (28/4/2016).

 

‎Yusrizal menjelaskan, ketika hendak melewati jembatan dan jalan yang memang dikenal angker tersebut, memang telah banyak memakan korban. Seperti di jembatan lintam Ujung Batu, antara kedua  truk tronton yang saling "adu kambing".

 

Bahkan baru-baru ini terjadi kecelakaan yang dialami Sudirman dan rekanya sepulang dari kota Pekanbaru menuju Pasir Pengaraian. Dimana Eman mengalami kecelakaan tepat di jembatan tersebut.

 

"Saya banyak mendengar dari masyarakat sekitar, dan saya juga pernah melihat bahwa banyak penampakan di jembatan tersebut. Seperti perempuan yang sering di sebut "kuntilanak" namun terlapas dari itu semua, ya saya harap mengendara untuk berhati-hati," imbuhnya.

 

Sementara, uchok warga Pasir Pengaraian, mengakui bahwa jembatan lintam tersebut memang terkenal, banyak terjadi kecelakaan, sampai merenggut nyawa. Namun bukan hanya jembatan lintam saja, Jembatan KM 7 juga berbahaya bagi pengandara.

 

Jika tak hati-hati, tak jarang banyak pengendara yang mengalami kecelakaan, dikarnakan keadaan jembatan yang sempit dan hanya bisa dilalui oleh satu kendaran Roda empat saja.

 

Bukan hanya jembatan, ‎pengendara juga harus berhati-hati di tikungan Boter tepatnya di Rumah makan H. Alung, pasalnya belum lama ini, pasangan suami istri, Meninggal dunia terlindas truk tronton, tepat di jalan rumah tersebut.

 

"Pengendara juga harus hati-hati dengan jembatan tepat di depan makam Raja-raja Rambah. Terlebih dimalam hari, kalau bisa pikiran jangan sampai kosong ketika, melewati jalan -jalan yang Rawan kecelakaan," pungkasnya.***[Suma]

Indeks Berita Hari Ini