Fakta Madu Sebagai Obat Yang Dicantumkan Dalam Al-Quran

Fakta Madu Sebagai Obat Yang Dicantumkan Dalam Al-Quran
Gambar Ilustrasi : Pixabay.com

Rohultoday.co - Al-Quran merupakan pedoman atau petunjuk bagi seluruh umat manusia. Segala hal kehidupan yang kita jalani semua sudah ditentukan didalam Al-Quran. Jadi sudah sepantasnya kita sebagai umat muslim harus percaya akan hal tersebut. Semua permasalahan yang dihadapi manusia pun tentu sudah ada solusinya, seperti sakit contohnya. Allah SWT memberikan kita ujian berupa sakit sudah pasti ada obatnya. Karena Allah SWT tidak akan memberikan ujian dan cobaan kepada kita tanpa ada jalan keluarnya. Allah SWT tidak akan menguji dan memberikan cobaan diluar batas kemampuan kita. Bahkan didalam kitab suci Al-Quran, Allah SWT juga telah memberikan solusi kepada kita tentang obat yang paling mujarab, obat tersebut adalah MADU.

Madu adalah obat yang paling mujarab dan sangat ampuh dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Manfaat Madu Untuk Kesehatan ini sudah banyak dibuktikan dan dijadikan sebagai obat dari bermacam-macam penyakit. Bahkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kesehatan saja, tetapi madu juga dapat digunakan untuk merawat kecantikan wajah. Begitu banyak manfaat yang terkandung dalam madu ini membuat banyak orang yang menjadikan madu ini sebagai alternatif alami guna mengobati berbagai macam penyakit dan dijadikan untuk penjaga kesehatan.

Sebagai telah diungkapkan diatas tadi bahwa perkara madu sebagai obat ini sudah diserukan dan dicantumkan dalam Al-Quran. Mungkin ada sebagian dari kita yang belum mengetahui tentang hal ini. Madu dan lebah memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa sehingga Allah SWT sampai mencantumkannya didalam salah satu surah Al-Quran. Adapun surah tersebut adalah surah An-Nahl yang artinya " lebah ". Surah An-Nahl adalah surah ke-16 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk dalam golongan surah-surah Makkiyah atau surah yang diturunkan di Mekkah.

Dalam Surah An-Nahl ayat 68-69, Allah SWT berfirman yang artinya:

" Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia…."(QS. An-Nahl [16]: 68-69).

Berdasarkan ayat diatas sudah jelas bahwa Allah SWT telah menciptakan lebah, lebah tersebut dapat memproduksi madu yang berguna bagi manusia. Madu dapat kita jadikan obat yang khasiatnya sangat mujarab. Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberikan manfaat dan kenikmatan kepada kita sebagai manusia. Adapun khasiat atau manfaat madu secara ilmiah ini juga telah diteliti oleh seorang ilmuwan Muslim terkemuka di era keemasan Islam, beliau adalah seorang tokoh muslim dibidang ilmu kedoteran. Nama beliau sampai sekarang masih kita kenal dan dijadikan sebagai nama Rumah Sakit diberbagai dunia, beliau adalah Ibnu Sina (890-1037) yang merupakan Bapak kedokteran dunia dan pemikir muslim agung di abad ke-10 M. Beliau tercatat sebagai dokter yang mengulas mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran. ***[why]

Indeks Berita Hari Ini