DHD-BPPK45 Riau Janji Rehabilitasi Istana Presiden RI di Rokan IV Koto

DHD-BPPK45 Riau Janji Rehabilitasi Istana Presiden RI di Rokan IV Koto

Rohultoday - Dewan Harian Daerah Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan (DHD-BPPK) 45 Provinsi Riau melakukan konsolidasi ke Kabupaten Rokan Hulu, tim ini berjanji akan memperjuangkan rehabilitasi istana Presiden RI ke II di Rokan IV Koto.

Kedatangan tim ini dipimpin Wakil Ketua IV DHD-BPPK45 Riau, Kolonel Purnawirawan AW Pohan, di dampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi IR Hardianto dan Kepala Bidang Hankam Letnan Kolonel Purnawirawan Marjoko, mereka disambut Mandatris DHD-BPPK45 Rokan Hulu Yusmar Yusuf di Pasir Pangaraian, Selasa (30/12).

Informasinya, Istana Presiden RI Pemerintahan Darurat, Safrudin Perwira Negera berada di  Dusun Pintu Kuari, Desa Cipang Kanan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, ini berdiri sewaktu menjabat pada Tanggal 19 Desember 1948 sampai 13 Juli 1949.

Pada saat itu tengah agresi militer Belanda kedua, dia menetap, dilokasi yang jauh di sudut-sudut Rokan Hulu “Ini potensi sejarah yang tidak dimiliki Rokan Hulu, daerah lainnya di Indonesia belum tentu memiliki ini, kita janji akan memperjuangkan  rehabilitasi bangunan ini, sehingga tetap lestari kedepannya,” Kolonel Purnawirawan AW Pohan.

Diakuinya, kini kondisi bangsa sudah sangat kritis, sebab kecintaan terhadap NKRI sudah mulai terkikis, karena tidak menanamkan semangat juang dari para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan harta dan nyawa supaya bangsa ini ada.

“Rokan Hulu termasuk daerah bersejarah, ada  Benteng Tujuh Lapis di Tambusai adanya Istana Presiden RI kedua di Rokan IV Koto, termasuk fakta-fakta sejarah yang harus dilindungi, sehingga ini akan berpengaruh positif terhadap masyarakat,” beber Kolonel Purnawirawan AW Pohan.

Jadi untuk membangkitkan ini, kata, Kolonel Purnawirawan AW Pohan, perlunya dibentuk pengurus DHD-BPPK45 Rokan Hulu untuk mengawal dan mempertahakan nilai dan fakta-fakat sejarah perjuangan di Negeri Seribu Suluk.

Masih di tempat yang sama, Mandataris, DHD-BPPK45 Rokan Hulu Yusmar Yusuf  mengatakan kadatangan tim ini ke Rokan Hulu merasa termasuk suatu kehormatan dan dalam waktu dekat akan mengkoordinasikan ini dengan Bupati Rokan Hulu Achmad, sehingga kelembagaan ini eksis di tengah-tengah masyarakat.

“Kita mempunyai bukti nyata, kalau di Riau,  khususnya di Rokan Hulu pernah ada pejuang-pejuang yang konsisiten mengusir kolonial Belenda, seperti  Benteneg Tuiuh Lapis di Tambusai, Istana Presiden RI ke II di Rokan IV Koto, mudah-mudahan kedepan kita dapat tercipta koordinasi yang konstruktif sehingga lembaga ini berfungsi di Rokan Hulu,” pungkas Yusmar Yusuf. [ady]