BKP3 Rohul Fokus Tingkatkan Pendapatan Petani Karet

BKP3 Rohul Fokus Tingkatkan Pendapatan Petani Karet

ROHULTODAY (RT)- Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (PKP3) Kabupaten Rokan Hulu dalam 100 hari kerja kedepan, fokus untuk meningkatkan pendapatan petani karet, dengan melaksanakan program kegiatan yang menjadi skala prioritas 

           

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala BKP3 Rokan Hulu Ir M Ruslan MSi saat ekpose program kerja 100 hari di hadapan Bupati Rohul Drs H Achmad MSi dan Sekda Rohul Ir Damrim harun MM di ruang rapat lantai III kantor bupati, Jumat, (9/1/2015).

 

Menurutnya, program 100 hari kerja BKPP ini,  menindaklanjuti tujuh kebijakan yang dibuat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan produksi karet petani di Rokan Hulu

 

Ruslan mengatakan, upaya peningkatan pendapatan petani karet, akan melakukan pendataan jumlah petani dan luas kebun karet masyarakat di Rokan Hulu. Selain memfasilitasi pembentukan kelompok tani (Koptan) karet, dengan target 100 koptan. Sehingga meningkatnya daya tawar harga jual karet petani.

           

Untuk meningkatkan produksi karet petani, lanjutnya, BKP3 akan melatih penyuluh tentang peningkatan mutu produksi karet, sehingga menambah pengetahun dan keterampilan penyuluh, dengan sendiri mutu produksi karet meningkat.

           

Selain akan menerjunkan penyuluh dalam pembinaan Koptan Karet, dengan sendirinya akan meningkatnya kualitas dan harga produksi karet petani.’’Kita akan susuna dan sebarkan informasi materi penyuluh tentang teknologi pengolahan karet.Sehingga akan meningkat pengetahuan keterampilan petani dalam pengolahan produksi karetnya,’’tutur Ruslan

           

Ruslan mengatakan, dari program prioritas 100 hari kerja BKP3 Rohul, hasil yang harapkan, selain tersedianya data luas kebun karet masyarakat di Rokan Hulu, terbentuknya wadah petani karet yang kuat dan mandiri. Dengan sendirinya, terjalin kemitraan dengan pedagang, untuk meningkatnya mutu produksi karet dan pendapatan serta kesejahteran petani karet

           

Sementara untuk luas kebun karet di Rohul 40.430,6 hektar (Ha), sedangka  Pasar karet yang ada sebanyak 28 lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan.’’Saat ini Koptan Karet telah terbentuk sebanyak 323 Poktan dengan anggota 6.993 orang dan luas tanaman karet 13.369 Ha atau 33 persen.

           

Dari luas kebun karet tersebut, masih ada peluang pembentukan Poktan Baru petani karet.’’Luas tanaman karet yang belum memiliki wadah Koptan sekitar 27.062 hektar atau 67 persen. Masih ada peluang penambahan Poktan baru sebanyak 654 poktan lagi,’’tuturnya

 

           

Dia menambahkan, Anjloknya harga karet petani di Rohul, selain disebabkan teknologi pengolahan hasil karet petani masih rendah, umumnya dalam bentuk ojol. Selain masih menggunakan cairan TSP sebagai pembeku latek.

 

’’Masih banyak petani karet kita yang belum bergabung dalam Koptan.Umumnya petani karet menjuak hasil produksinya ke Tauke atau pasar tradisional dan masih ada petani yang terikat dengan toke karet,’’ucapnya.***[ady]

 

Indeks Berita Hari Ini