Besaran Tunjangan Transportasi Anggota DPRD Rohul Masih Diharmonisasi

Besaran Tunjangan Transportasi Anggota DPRD Rohul Masih Diharmonisasi
Ketua Bersama Sekwan DPRD Rohul

Rohultoday.co- Sekretaris DPRD Rohul, Drs. Budhia Kasino mengaku, belum mengetahui persis berapa sebenarnya besaran tunjangan transportasi bagi anggota DPRD Rohul. Karena hingga saat ini, besaran tunjangan tranportasi anggota Dewan masih tahap harmonisasi. 

“Kita belum meengetahui, berapa besaran tunjangan tranportasi anggoran DRPD, karena saat ini masih diharmonisasi. Setelah harmonisasiya selesai, maka konsep dan rancangan

akan disampaikan ke Bupati Rohul, yang punya kewenagan menetapkan hal itu,” kata Budhia Kasino, Senin (11/9/2017) di gedung DPRD.

Pasca diberlakukannya Peratuan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Keuangan DPRD, setiap anggota DPRD Rohul bakal menerima uang tunjangan operasional yang dianggarkan di APBD. Dengan adanya aturan tersebut, maka anggota DPRD Rohul tidak lagi mendapatkan fasilitas mobil dinas. Ada 40 anggota DPRD Rohul, yang sudah mengembalikan mobil dinas mereka ke BPKAD. Mobil dinas tersebut saat ini parkir di rumah Dinas Bupati Rohul. 

Ungkap Budhia Kasino, untuk pembayarran tunjangan transportasi Anggota DPRD dibayarkan mulai Agustus 2017. Tetapi, perhitungan besaran tunjangan transportasi tidak dilakukan Sekretariat DPRD Rohul, melainkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD).

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, SH menyatakan, bahwa untuk tunjangan transportasi hanya berlaku untuk anggota DPRD Rohul. Sementara, unsur pimpinan DPRD tidak menerima tunjangan transportasi, karena sudah mendapat fasilitas mobil dinas.

“Jadi, yang mendapatkan tunjnagan transpotasi hanya Anggota DPRD saja. Sementara Pimpinan tidak menerima tunjangan transportasi,” papar Kelmi.

Kepala BPKAD Rohul Jaharudin, SP.MM mengatakan, untuk besaran anggaran tunjangan trasnportasi anggota DPRD Rohul, hingga kini masih dilakukan harmonisasi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Meski demikian, besaran tunjangan tranportasi itu nantinya akan dianggarkan dalam APBD Perubahan tentunya dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Jelasnya, KPKNL masih mensurvei besaran tunjangan transportasi anggotaDPRD itu, maka kita tunggu saja,” jawab Jaharudin.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini