Asik! Waktu Tempuh ke Air Terjuan Aek Martua Kini Sudah Dipersingkat

Asik! Waktu Tempuh ke Air Terjuan Aek Martua Kini Sudah Dipersingkat
Kadis Pariwisata Rohul Saat mengunjungi Objek Wisata Air Terjuan Aek Martua Bangun Purba.

Rohultoday.co, Rokan Hulu - Air Terjun Aek Martua Objek Wisata Alam yang indah dan memposana yang berada di kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tepatnya berada di desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba. Aek Martua merupakan Objek Wisata alam unggulan di Kabupaten yang berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.

Nama Aek Martua sendiri di ambil dari bahasa daerah satu diantara suku di Riau, yaitu suku Batak Mandailing, yang bermakna air bertuah. Warga yang bermukim di dekat air terjun itu sebagian besar dari suku Batak Mandailing.

Untuk Sampai ke pintu masuk objek wisata ini pengunjung mesti menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit ‎dengan menggunakan sepeda motor dari pusat ibu Kota kabupaten Rohul, yakni Pasir Pengaraian.

Setelah masuk ke Desa Tangun, sisatawan harus meneruskan perjalanan dengan jalan melalui jembatan gantung serta jalan setapak sejauh lebih kurang 3,5 km. Sesudah melalui jalan setapak itu, pengunjung dapat meneruskan perjalanan dengan kaki kurang lebih 5 km yang melalui hutan rimba. Diperjalan ini benar-benar sangat kuras tenaga lantaran mesti lewat jalanan tanjakan serta turunan yang lumayan curam.

Jika dihitung-hitung perjalanan menuju Aek Martua bisa memakan watu kurang lebih 5 jam, tapi itu dulu. Aaat ini, pemerintah Kabupaten Rohul dibawah kepemimpinan H. Suparman, S.Sos, M.Si dan H. Sukiman sangat mendukung pembangunan pariwisata di Rohul termasuk Aek Martua.

Menindaklanjuti komitmen tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs. Yusmar M.Si, melakukan perjalanan menuju objek wisata alam Aek Martua menceritakan. Ia bersama pegawai dan pihak kecamatan melakukan perjalanan menuju Aek Martua dengan menggunakan sepeda motor, perjalanan itu dimulai dari kantor camat yang tak jauh dari pintu masuk ke objek wisata ini.

Perjalanan dimulai sekitar pukul 10:00 Wib dengan menggunakan sepeda motor tim bergerak menuju Aek Martua, untuk tantangan awal, tim harus melewati jembatan gantung yang tepat berada di atas Sungai. Kemudian perjalanan  ‎berlanjut dengan melewati jalan setapak atau semenisasi disepanjang perjalanan pengunjung diperlihatkan dengan kawasan yang masih hijau tentunya.

Bukan hanya disambut dengan pepohonan yang hijau, pengunjung juga akan diperlihatkan dengan stawa-satwa liar yang masih banyak, seperti kera dan burung. Setelah menempuh perjalanan sekira 30 menit, terlihat kawasan tempat parkiran kendaraan, dan pengunjung harus meletakan kendaraanya, dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Terlihat Tim kemudian berjalan menuruni bukit dan kemidian memasuki kawasan hutan, tak lama berjalan, suara riak air terjun sudah mulai terdengar, menandakan objek wisata sudah dekat. Dan benar, tak sampai 10 menit berjalan, tim sudah disuguhkan dengan panorama yang begitu indah, terdapat air terjun kecil atau yang ketinggianya tak sampai 2 meter. 

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan selang bebrapa menit, tim diperlihatkan dengan panorama air terjun yang luar biasa indah namun hanya satu tingkat yang diperkirakan ‎tingginya mencapai 5 Meter.Di air terjun ini masyarakat sekitar menyebutnya ARDA 1, disini pengunjung akan dimanjakan dengan keindahan air yang begitu indah, dengan udara yang sejuk, dan air yang terasa dingin. Namun tunggu dulu, ini baru pertama, dan air terjun utama atau ARDA 2 masi‎h belum terlihat.

Setelah puas bermain air di ARDA 1, perjalan dimulai lagi, kurang lebih 5 menit berjalan dari ARDA 1 suara keras air terjun terdengar, dan ini lah Air terjun  Aek Martua. Terlihat dua tingkat air terjun, dengan tingkat pertama sekitar 7,5 Meter dan tingkat kedua sekitar 20 Meter. Disela-sela menikmati indahnya Air terjun Aek Martua, Yusmar mengaku, perjalanan menuju Aek Martua saat ini tergolong singkat, dimana perjalanan yang dimulai pukul 10.00 WIB bisa sampai sekitar 50 menit.

"Ini luar biasa, saya sudah membuktikan bahwa saat ini perjalanan menuju Aek Martua yang dulunya seharian, berubah menjadi 5 Jam dan saat ini bisa ditempuh denga waktu yang kurang lebih 50 menit," imbuhnya, Kamis  (9/11/2017).

‎Ia menambahkan, pemangkasan waktu ini terjadi setelah pemerintah daerah, membuka akses jalan menuju Aek Martua, sehingga yang dulunya harus ditempuh dengan berjalan kaki dengan waktu yang lama, sekarang bisa dilewati dengan waktu yang singkat.

‎Sementara camat Bangun Purba, Admiral Lubis mengungkapkan, pembangunan jalan ini dilakukan pemerintah daerah untuk memudahkan para wisatawan untuk mengunjungi Aek Martua.

"Anggapan masyarakat luar kan dulu untuk mencapai Aek Martua ini memerlukan waktu yang lama, dan sekarang menjadi singkat," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, saat ini terlihat hanya dua tingkat, namun jika diteruskan keatas akan ada beberapa tingkat lagi, dan pemandangan yang luar biasa indah. (mds)

Indeks Berita Hari Ini