“Si Biru” Berlayar Malam, Mendaftar di Injury Time ke KPU Rohul

 “Si Biru” Berlayar Malam, Mendaftar di Injury Time ke KPU Rohul
Partai Demokrat Saat Mendaftar di KPU Rohul

Rohultoday.co- Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendaftarkan partainya ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) 1 jam sebelum injury time, Senin (16/10/2017) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Biru merupakan warna Partai Demokrat besutan Ketum Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

‎Pendaftaran itu diwakili oleh Ketua Harian DPC Partai‎ Demokrat Rohul Jenewar Efendi, didampingi Sekretaris DPC Partai Demokrat Rohul Nasrul Hadi.

Hadir juga 8 anggota Fraksi Demokrat DPRD Rohul, terdiri Ketua Ermiyanti, Kelmi Amri (Ketua DPRD Rohul), Mohd Aidi, Gusri‎, H. Mufti Ali, Sri Wahyuni, Nurzahara, Yon Maryono, ikut serta Ketua Generasi Muda Demokrat Muhammad Fadli dan Mukmin.

‎Jenewar mengaku mereka mendaftar sebelum injury time, atau 1 jam sebelum pendaftaran ditutup karena mereka menunggu pengurus DPP Demokrat mendaftar Senin siang.

"Kenapa kita terlambat? Karena data Sipol terlalu banyak. Mungkin kita Demokrat yang paling banyak se-Rokan Hulu. Kita masukkan data Sipol 1.559, dan alhamdulillah kita sampaikan 1.559 dan tercapai," ungkap Jenewar.

Diakuinya, perbaikan tidak terlampau lama, karena kekurangan sekira 147 KTA rupanya hanya tertinggal di Kantor Partai Demokrat Rohul di Jalan Tuanku Tambusai, Pasirpangaraian.

"Setelah kita sampaikan lagi, alhamdulillah sudah diterima, tidak adalagi perbaikan," jelas Jenewar yang juga menjabat Dirut Perusda Rokan Hulu Jaya.

"Kenapa kita harus yang terakhir? Karena kita berprinsif, melihat partai-partai mana saja yang lebih dahulu. Kita sebagai partai pemenang Pemilu, ya kita menutup pendaftaran Parpol di KPU dengan Partai Demokrat sebagai partai pemenang Pemilu," tambahnya.

Ditanya‎ apa kesulitan mendaftar menggunakan aplikasi Sipol daripada manual‎, Jenewar mengaku karena sistem sentralistik, seluruh data Sipol lebih dulu disampaikan ke DPP, dan kemudian DPP yang memasukkan data ke Sipol KPU.

"Persoalannya, KTA kita dikeluarkan oleh DPP. Akibatnya, kita harus menunggu dari DPP. Dan ini malahan, KTA yang kita terima dikirim oleh DPP baru jam 2 siang baru kita terima, dan itulah yang kita print. Makanya agak terlambat," ungkap Jenewar.

‎ ‎"Memang kesepakatan kita di Partai Demokrat Rokan Hulu kita akan menyerahkan di atas jam 10 malam," tambahnya.

Direktur Prusda Rokan Hulu Jaya itu mengaku hanya persoalan kekurangan 147 KTA saja yang membuat mereka lama, namun hal itu pada akhirnya sudah diselesaikan.

"Setelah kita antarkan kembali dan sudah tidak ada masalah. Sudah lengkap, sudah clear malam ini. Alhamdulillah kita sekali mengantar clear langsung, tidak ada perbaikan-perbaikan,"‎ terang Jenewar.

Disinggung soal target DPC Partai Demokrat pada Pemilu 2019, Jenewar mengaku partai tetap menargetkan tetap jadi partai Pemilu.‎ Apalagi, menurut Jenewar, adanya konflik internal di luar Demokrat, hal itu menjadi kekuatan bagi partainya.

"Kita beranggapan ini (konflik internal di partai lain) kekuatan bagi kita Demokrat untuk tetap bisa menang. Kita yakin itu," tegas Jenewar.***[mds]

Indeks Berita Hari Ini