Home Wisata Indonesia Wisata Puncak Bukit Suligi, Laksana Negeri Diatas Awan

Wisata Puncak Bukit Suligi, Laksana Negeri Diatas Awan

613
0
SHARE
Wisata Puncak Bukit Suligi, Laksana Negeri Diatas Awan

Objek wisata alam Negeri Diatas Awan

Rohultoday.co, Rokan Hulu - Wisata puncak Bukit Suligi, laksana Negeri diatas Awan. Demikian disebut objek wisata yang cukup indah yang terletak di Desa Aliantan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau itu. Bahkan disebut-sebut menyerupai objek wisata Buntu Liarra‎ di Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Fenomena awan mengambang bisa Anda nikmati mulai jam 6 sampai dengan jam 9.30 pagi dari atas bukit Suligi ini. Saat ini untuk sampai ke puncak bukit Suligi, para pengunjung harus berjalan kaki dan mendaki. Untuk sampai ke puncak bukit Suligi yang berketinggian sekitar 812 meter diatas permukaan laut, para wisatawan akan dibantu dan dipandu oleh Komunitas Care Taker Desa Aliantan.

Kepala Desa Aliantan M. Rois Zakaria SE‎ mengatakan, "untuk bisa sampai ke puncak Bukit Suligi serta merasakan seperti berada di Negeri di Atas Awan, maka pengunjung harus berjalan kaki dari Dusun II Desa Aliantan sekitar 21 kilometer dan para pengunjung juga sengaja diajak berjalan kaki dari Simpang Koto Kampar Aliantan atau Simpang Kokar‎."

Tidak hanya itu pengunjung juga akan disajikan objek wisata menarik, seperti Goa Garuda, Air Terjun Sikubin, Air Terjun Dayang dan kawasan Bukit Suligi.

Rois menjelaskan, sejak puncak Bukit Suligi dikenal seperti “Negeri di Atas Awan” setahun terakhir, pengunjung yang sudah mendaki ke puncaknya sudah mencapai 2.700 orang.‎

Untuk sampai ke puncaknya, bisa memakan waktu 2 jam saat pengunjung ramai, namun saat pengunjung sepi, hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam. ‎”Ada trek yang bisa dilalui dengan berjalan kaki, dan ada trek yang harus mendaki,” jelas Rois.

Untuk menikmati objek wisata ini, setiap pengunjung hanya akan dikenakan biaya Rp 35 Ribu Rupiah, sudah termasuk biaya parkir kendaraan, snack dan minuman, serta nasi bungkus. Nah! Bagi pengunjung yang tertarik bisa menghubungi Care Taker Aliantan jauh hari sebelum mendaki di contact person : 085274375656.

Sejauh ini, usaha untuk memajukan objek wisata alam puncak Bukit Suligi ini Rois mengatakan, Care Taker Aliantan yang terbentuk 2016 ini telah bekerjasama dengan komunitas My Trip My Adventure (MTMA) Rohul dan MTMA Riau, serta komunitas pecinta alam lainnya.

"Selama ini belum ada bantuan dari pemerintah hanya dari kantong sendiri. Mudah-mudahan ke depannya Insya Allah ada bantuan," harap Rois.

Rois juga mengatakan, sudah mengajukan bantuan ke Pemprov Riau dan Pemkab Rohul melalui dinas terkait sebelumnya. "Bantuan sangat diperlukan untuk membeli tali khusus yang dipakai untuk mendaki puncak Bukit Suligi, termasuk perkemahan dan peralatan masak serta keperluan lainnya," terang Rois.

“Karena para pengunjung akan menikmati sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam), jadi satu malam harus menginap di puncak Bukit Suligi," ungkap Rois.‎

Care Taker Aliantan juga membatasi pengunjung, dan mereka hanya bisa melayani 50 pengunjung setiap pekannya, karena kapasitas di puncak Bukit Suligi hanya bisa untuk menampung 50 orang saja.‎

“Bila lebih dari 50 orang  maka di cancel atau dialihkan di pekan berikutnya. Karena daya tampung di puncak itu hanya untuk 50 orang," terangnya.

Rois juga mengingatkan ke pengunjung, agar tidak membawa Narkoba atau minuman keras selama naik ke puncak Bukit Suligi. Karena sebelum mendaki, Care Taker Aliantan akan memeriksa bawaan setiap pengunjung. Disamping itu, pengunjung juga harus mengikuti ritual doa bersama untuk keselamatan.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rohul Drs. Yusmar M.Si mengatakan, bahwa puncak Bukit Suligi seperti “ Negeri di Atas Awan ”, karena ketinggiannya mencapai 812 Diatas permukaan Laut dan merupakan puncak tertinggi di wilayah Riau.

Diakui Yusmar, Disparbud Rohul juga akan mengembangkan objek wisata yang ada di kawasan Bukit Suligi di Desa Aliantan, Kecamatan Kabun ini. Dirinya mengakui bahwa akan bermitra dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau karena ‎Objek wisata puncak Bukit Suligi merupakan objek wisata khusus dengan jalur mendaki dan hanya disukai bagi para petualang atau para pecinta alam. (Fadhl)