Pertahankan Tradisi Adat, 10 Suku Luhak Kepenuhan Ikuti Prosesi Balimau Adat

image_title
Linkedin
Pertahankan Tradisi Adat, 10 Suku Luhak Kepenuhan Ikuti Prosesi Balimau Adat
Pelantikan Hulu Balang Rohul

PASIR PENGARAIAN, Rohultoday.CO - Ada 10 suku di Luhak Kepenuhan Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang mengikuti prosesi balimau adat menjelang msuknya Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah tahun 2018.

Tradisi balimau adat di Luhak Kepenuhan, merupakan sejarah adat turun- temurun bagi masyarakat Kepenuhan yang dilaksanakan  sebelum bulan Ramadhan. Itu merupakan salah satu langkah mempertahankan tradisi adat di Luhak Kepenuhan, yang diikuti seluruh Pemangku Adat, Ninik Mamak, Pucuk Suku, dan Anak  kemanakan.

Dengan melaksanakan tradisi balimau adat bersama di Lembaga Kerapatan Adat ( LKA) Luhak Kepenuhan, diikuti 10 suku yang ada di kecamatan Kepenuhan.

Balimau adat dilaksanan oleh masyarakat Kepenuhan, dipandu oleh pemangku adat, ninik mamak dan pucuk suku yang jadi agenda tahunan. Karena tradisi itu merupakan peninggalan nenek moyang masyarakat Kepenuhan yang hingga kini masih tetap terjaga juga dilestarikan.

Pmangku adat Luhak Kepenuhan, Tengku Azwir, Senin (14/5/2018) sore mengatakan, tradisi adat Luhak Kepenuhan tidak akan terkikis oleh kemajuan zaman, dan harus tetap bisa dipertahankan sampai ke anak cucu.

Sebagai pemangku adat, Tengku Azwir sangat  mengapresiasi masyarakat,  terutama ninik mamak, pucuk suku, dan anak kemanakan yang saat ini masih mempertahan nilai adat yang terdapat diluhak kepenuhan.

“Seperti balimau adat yang dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan, termasuk pernikahan anak kemanakan yang saat ini masih gunakan adat sekaligus melaksanakan prosesi adat dengan istilah “adat bersadikan sarak, dan sarak bersandikan kitabullah” tentunya hal itu perlu dipertahankan," kata Tengku Azwir.

Ninik mamak Luhak Kepenuhan,  Efendi R juga mengatakan, saat ini di Luhak Kepenuhan sedikitnya terdapat 10 pucuk suku. Ke 10 pucuk suku yang ada diantaranya, suku Melayu,  suku Kandang Kopuh, suku  Kuti,  Maih,  Pungkuik,  Moniliang, Ampu,  Suku Rajo - Rajo  dan terakhir Suku Bangsawan.

“Setiap masing -masing pucuk suku, memiliki peran penting membimbing anak kemanakannya, di bawah Lembaga Kerapatan Adat (LKA)  yang nantinya akan tetap bisa dilestarikan untuk generasi muda kecamatan kepenuhan," jelas Efendi R.

Dari anak kemanakan Luhak Kepenuhan,  Khairul Fahmi mengakui, bahwa balimau adat sudah dilaksanakan oleh masyarakat Kepenuhan sejak puluhan tahun silam. Bahkan sampai kini masih tetap dipertahankan, dan  sebagai anak kemanakan tentunya berterima kasih ke pemangku adat,  ninik mamak,  dan  pucuk suku yang masih tetap mempertahan tradisi balimau adat setiap tahunnya.

“Karena tradisi balimau adat, tidak semua luhak dari limak luhak yang terdapat di kabupaten Rohul yang melaksanakannya. Kemudian, melalui momen balimau adat sekaligus sebagai ajang saling bermaaf - maafan dalam menghadapi bulan Suci Ramdhan 1439 H  tahun ini, sekaligus untuk mempererat hubungan silatuhrahmi dengan masyarakat Kepenuhan,” harap Efendi R. (Ary)

Loading...