Home Advertorial Peringati Hari TB sedunia , Diskes Rohul Luncurkan Laoratorium TBC Keliling

Peringati Hari TB sedunia , Diskes Rohul Luncurkan Laoratorium TBC Keliling

286
0
SHARE
Peringati Hari TB sedunia , Diskes Rohul Luncurkan Laoratorium TBC Keliling

Launching Mobile Laboratorium TBC

Rohultoday.CO -?Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), peringati hari TB se Dunia tingkat Kabupaten Rokan Hulu,?Kamis (19/4/2018).

Sebagai bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam mendukung Program Indonesia Bebas TBC tahun 2030, Bupati Rohul H.Sukiman melauncing Labotorium TBC keliling.

Usai menyerahkan Mobil Laboratorium TBC keliling tersebut, ke Dinas Kesehatan Rohul, Sebagai OPD terkait. Bupati H. Sukiman mengharapkan Laboratorium Keliling khusus TBC tersebut, dapat menunjang antisipasi dan diteksi dini penderita TBC ke desa-desa.

?Saya harapkan keberadaan Mobil Laboratorium TBC keliling ini dapat memaksimalkan upaya kita dalam membantu masyarakat yang terkena TBC, karena TBC ini penyakit menular, adanya Laboratorium keliling ini juga akan membantu deteksi dini penderita TBC sehingga cepat ditangani.

Lebih lanjut dikatakan Sukiman, penularan penyakit TBC ini lebih disebabkan karena masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Untuk itu bersempena peringatan hari TBC se dunia, Oran nomor satu di rohul itu mengharapkan kesdaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan juga hendaknya semakin di tingkatkan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr. Bambang Triyono mengatakan, laboroturium TBC ini merupakan inovasi dari Dinas kesehatan Rohul dalam rangka mengantisipasi lonjakan penderita TBC di Rohul.

?Mobil laboratorium TBC keliling yang tidak bisa di fungsikan lagi, kemudian kita rekondisi agar bisa dimanfaatkan menjadi Laborotorium TBC keliling? jelas bambang.

Meski enggan menyebutkan jumlah penderita TBC di rohul saat ini. Bambang memastikan, penderita TBC di rohul saat ini masih tergolong rendah.

Meski demikian, Diskes Rohul tidak lantas melakukan upaya antisipasi serta diteksi dini terhadap penyakit mematikan tersebut. salah satunya, seperti dengan mengoperasionalkan Mobil Laboratorium TBC ini.

?Gejala TBC itu diawali batuk tak berhenti selama 2 minggu, kondisi fisik menurun dan berkeringat. Namun ?karena ketidaktahuaan masyarakat, ?mereka baru tahu terkena TBC setelah mengalami batuk darah. makanya dengan laboraotium keliling ini, masyarakat yang mengalami gejala awal TBC itu bisa segera tau merke terkena tbc atau tidak? jelasnya.

Dalam peringatan hari TB se dunia ini, Bupati beserta pejabat dilingkungan pemkab rohul juga membubuhkan tanda tangan dan Cap tangan (Toss TB) sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah mendukung Indonesia Bebas TBC 2030. (Adv/hum)