Peringatan Hardiknas Tahun 2018, Bupati Sukiman Beri Penghargaan ke Ibnu Ulya

image_title
Linkedin
Peringatan Hardiknas Tahun 2018, Bupati Sukiman Beri Penghargaan ke Ibnu Ulya
Bupati Rohul, H Sukiman, berikan penghargaan kepada Kadisdikpora Rohul Ibnu Ulya, sebagai penggerak kemajuan pendidikan di Rohul, disela-sela peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Rohul tahun 2018

PASIR PENGARAIAN, Rohultoday.CO – Peingati Hari Pendidikan Nasional, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman berikan piagam penghargaan kepada penggerak kemajuan pendidikan juga tokoh pendidikan Rohul,  Drs.H.Ibnu Ulya M.Si.

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Bupati Rohul Rabu (2/5/2019) pagi, dengan tema “Kuatkan Pendidikan, Majukan Kebudayaan”, itu sesuai tema pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mudhajir Effendy, yang dibacakan Bupati Rohul H Sukiman.

H. Sukiman dalam pidatonya di peringatan Hadiknas tingkat Kabupaten Rohul 2018, menyatakan, di Hardiknas teringat akan kelahiran Ki Hajar Dewantara yang merupakan seorang tokoh pendidikan Indonesia. Dengan memperingati Hardiknas diajak untuk menjadikan peringatan Hardiknas sebagai momentum untuk merenungkan serta menganalisa dalam meningkatkan dunia pendidikan, yang sudah diperjuangkan di bidang pendidikan.

“Dalam waktu yang bersamaan, kita menerawang untuk membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang dikaji dan dibahas pada Hardiknas 2018. Melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan, kemudian lekas melangkah ke depan untuk menggapai cita-cita masa depan pendidikan nasional,”

“Itu semua sesuai dan tertuang dalam UU no.5 tahun 2017, dan sistem pendidikan nasional tahun 2003 pasal 1 ayat 2. Dimana disebutkan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan akar pendidikan nasional,” kata Bupati.

Dikatakannya lagi, di sanalah terjadi titik temu antara Pendidikan dan Kebudayaan indonesia, tentang kemajuan kebudayaan sebagai ilmu pembangunan Pendidikan Nasional karena menginginkan pendidikan Nasional yang berjuang untuk membangun peradaban pendidikan dan Kebudayaan Nasional.

Kata Bupati lagi, diantara perkembangan sarana prasarana transportasi yang telah dirasakan manfaatnya, jalan-jalan yang tertinggal kedepan harus terbebas dari isolasi dan harus saling terhubung.

Itu semua sesuai dengan skala prioritas bangunan baru di sekolah juga sudah didirikan di wilayah pedalaman, akhirnya anak-anak di pedalaman mulai merasakan sarana pendidikan yang memadai yang menyenangkan.

“Dunia pendidikan harus siap menghadapi ancaman yang melaju kencang serta pembangunan sumber daya manusia,”.

“Melalui Hardiknas  tahun 2018 ini, agar bisa dijadikan momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tecermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara,” sebut Bupati.

Ditambahkan Bupati, bahwa pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat, serta memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan.

Di kegiatan Hardiknas, hadir para kepala dinas, badan, dan kantor, serta pejabat Forkopimda, serta sejumlah tokoh pendidikan Rohul lainnya, juga dihadiri pelajar di Rohul. (Fjr)

Loading...