Home Kesehatan Mulai 1 Agustus, Kemenkes Tempatkan 1 Dokter Sepesialis Penyakit Dalam di RSUD Rohul

Mulai 1 Agustus, Kemenkes Tempatkan 1 Dokter Sepesialis Penyakit Dalam di RSUD Rohul

177
0
SHARE
Mulai 1 Agustus, Kemenkes Tempatkan 1 Dokter Sepesialis Penyakit Dalam di RSUD Rohul

RSUD Kabupaten Rokan Hulu

Rohultoday.Co - Terhitung mulai 1 Agustus 2018 mendatang, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) akan menempatkan 1 tenaga dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul.

Penempatan dokter spesialis tersebut, merupakan Peserta Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) angkatan kesembilan tahun 2018 oleh pusat, sebagai upaya pemerataan dokter spesialis di daerah, bentuk pengabdian ke Negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Diakui Direktur RSUD Rohul dr Novil Raykel, Rabu (25/7/2018) sore menyatakan, penempatan satu orang dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Rohul, itu sesuai dengan terbitnya SK Menkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/396/2018 tentang peserta WKDS angkatan kesembilan tahun 2018.

Dr Novil mengatakan, dokter spesialisas penyakit dalam yang akan ditempatkan di RSUD Rohul, atasnama dr Rio Gusta Natario Besri Sp PD. Dalam waktu dekat, sebelum penempatan peserta WKDS, akan dilaksanakan penandatangan MoU antara Bupati Rohul dengan Menkes RI di Jakarta terkait penempatan WKDS tersebut.

‘’Sekarang di RSUD saat ini, ada tiga dokter spesialis penyakit dalam, satu orang diantaranya tengah melanjutkan pendidikan. Dengan adanya penempatan WKDS Penyakit dalam, kita harapkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Rohul semakin baik,’’ jelas Novil.

Diakui Novil, bahwa tidak seluruh RSUD di kabupaten/kota di Riau yang mendapatkan program WKDS Kemenkes RI. Karena sebelumnya dilakukan peninjauan oleh Tim Visitasi Program WKDS dari Kemenkes RI dr Rahmat, dr M.Budiman SpPd dari RSUD Bangkinang dan Debby dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau ke RSUD Rohul.

Bertujuan menentukan kelayakan RSUD Rohul untuk mendapatkan peserta WKDS, yang merupakan program Nusantara Sehat, upaya meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan.

“Dari hasil penilaian Tim Visitasi, RSUD Rohul layak mendapatkan program WKDS dari Kemenkes RI. Selain penilaian komitmen Pemkab Rohul dalam hal memberikan hak dari dokter spesialis. Itu dibuktikan dengan ditempatkannya seorang dokter spesialias penyakit dalam khusus melayani pasien di RSUD Rohul di awal Agustus mendatang,’’ jelas Novil lagi.

Kata Novil menjelaskan lagi, dokter spesialis penyakit dalam yang ditempatkan di RSUD Rohul itu, jangka waktu pelaksanaan WKDS selama 1 (satu) tahun.

“Nantinya, seluruh biaya yang timbul atas penempatan WKDS dibebankan melalui APBN Kemenkes RI, sedangkan daerah menyiapkan fasilitas rumah, kendaraan dinas dan insentif yang dibebankan di APBD Rohul,’’ jelasnya lagi.

Daerah yang menerima dokter spesialis yang ditugaskan Kemenkes RI dalam program WKDS, karena komitmen Pemkab Rohul dalam memastikan hak-hak mereka sekaligus mencegah resistensi dari tenaga lain.

‘’Komitmen itu kelengkapan sarana prasarana dan infrastruktur rumah sakit, pemberian insentif daerah, penyiapan tempat tinggal, mempercepat penerbitan surat ijin praktik, hingga menjamin keamanan,’’ tegasnya.(Ary)