Ketua Komite Prihatin Terkait Kondisi Bangunan dan Fasilitas di MI Darussalam

image_title
Linkedin
Ketua Komite Prihatin Terkait Kondisi Bangunan dan Fasilitas di MI Darussalam
Ketua Komite Prihatin Terkait Kondisi Bangunan dan Fasilitas di MI Darussalam

Pasir Pengaraian, Rohultoday.CO - Ketua Komite Madrasayah Ibtidaiyah (MI) Darussalam di Desa Babussalam Kecamatan Rambah, prihatin atas kondisi bangunan dan fasilitas di sekolah tersebut, yang saat ini minim bantuan.

Itu diakui Ketua Komite MI Darussalam, Syafei Bangsawan, Senin (5/3/2018). Menurutnya, kini diperparah dengan sebagian besar dinding bangunan sekolah terbuat dari kayu termasuk lantai sekolah banyak sudah lapuk dimakan usia. Bukan hanya itu, meja dan kursi belajar murid juga sudah banyak yang rusak dan perlu perbaikan atau diganti baru.

“Sering murid ketika belajar di kelas, kakinya terperosok karena lantai kayunya jebol saat dipijak, itu akibat lantai sudah lapuk. Sementara sekolah MI Darussalam sendiri, sudah berdiri sejak sekitar 25 tahun dan sudah mencetak kader anak didik, ini cukup memprihatinkan kita,” ungkap Syafei Bangsawan, yang juga mantan Kepala Desa (Kades) Babussalam dua priode.

Kata Syafei yang juga ditunjuk Komisioner APDESI Rohul menyatakan, selama ini MI Darussalalam hanya mendapat bantuan dari Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Riau saja, dari Kabupaten Rohul belum pernah mendapatkannya.

“Saya berharap, MI Darussalam yang dibangun panggung berlantai dan berdinding kayu, bisa diberikan bantuan. Apalagi bila banjir, MI tersebut di bagian halamanya kadang sampai lantai sekolah ikut terendam banjir. Jelasnya, bantuan untuk sekolah MI sangat dibutuhkan saat ini, dan yang bersekolah kebanyakan anak-anak asli di Desa Babussalam dan desa sekitarnya,” sebut Syafei lagi.

Dalam rapat komite beberapa waktu lalu, para orang tua wali murid Sdi juga berharap adanya bantuan pemerintah untuk perbaikan sekolah termasuk sarana prasarana pendukung lainnya, sehingga anak-anak bisa belajar dengan baik.

Kemudian, saat ini di MI tersebut hanya terdapat 4 Ruang kelas Belajar (RKB) 1 ruang meajelis guru gabung Tata Usaha dan 1 ruang kepala sekolah. Sehingga, untuk bisa menampung 300 murid di MI tersebut setiap tahunnya, dibutuhkan bantuan pembangunan 5 RKB lagi. Berharap, kedepannya Pemkab Rohul dibawah kepemimpiann H Sukiman, bisa membantu penambahan RKB dan perbaikan sekolah yang rusak.

“Apalagi MI, merupakan sekolah bernuansa islami. Bila sekolah dan fasilitas bagus, maka pendidikan di sekolah itu juga akan meningkat mutunya, dan ini untuk pentingan anak-anak kita sebagai generasi penerus Negeri Seribu Suluk. Kita masih butuh 5 RKB lagi, ditambah 1 ruang mejelis guru dan 1 truang Kepsek,” terang Syafei lagi.

Sejumlah guru MI Darussalam juga mengakui, kondisi sekolah MDi sudah harus dilakukan perbaikan, baik dinding, lantai dan lengakapi fasilitas pendukung lainnya. Bila tidak, maka nantinya semakin lapuk dan membahayakan murid terjebak di lantai sekolah yang lapuk. (Mds)

Loading...