Disdukcapil Jemput Bola Rekam KTP-el dan Pengurusan Akta Kelahiran

image_title
Linkedin
Disdukcapil Jemput Bola Rekam KTP-el dan Pengurusan Akta Kelahiran
Proses Perekaman KTP el

Rohultoday.CO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Rokan Hulu (Rohul), terus lakukan sistem jemput bola ke desa-desa dan kelurahan di Kabupaten Rohul, guna melakukan perekeman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta pengurusan akta kelahiran.

Hal ini dijelaskan Kepala Disdukcapil Rohul, H Syaiful Bahri.S.Sos.M.Si, (Selasa (17/4/2018), dari jumlah penduduk Rohul hingga semester II per 31 Desember 2017 terdata 55.4152, sedangkan yang sudah melakukan perekaman KTP-el hingga 13 April 2018 capai 359.356 atau sudah berkisar 95,85 persen.

“Target kita tuntas sesuai perintah Dirjen Capil Kemendagri, hingga menjelang Pilgubri perekaman KTP-el sudah sudah 100 persen. Sehingga saya mengharapkan, agar masyarakat melakukan perekaman KTP-el di UPTD-UPTD yang ada di kecamatan masing-masing, kecuali Kecamatan Rambah dan Rambah Samo karena alat perekamannya rusak,”

“Saya juga sudah surati Camat, Kepala desa (Kades), lurah dan UPTD agar masyarakat segera melakukan perekaman KTP-el juga percepatan pembuatan akte kelahiran. Karena kedepannya bila warga tidak merekam maka mereka tidak bisa buat KTP-el,” tegas kadisdukcapil.

Kadisdukcapil Rohul, juga mengumpulkan seluruh kepala UPTD se-Rohul untuk rapat terkait percepatan perrkemana KTP-el, dan percepatan pembuatan akte kelahiran bagi masyarakat.

Karena ungkap Syaiful, pembuatan akte kelahiran termasuk wajib bagi seluruh masyarakat untuk membuatnya. Baik itu anak-anak hingga orang dewasa yang belum memiliki akte kelahiran. Kelahiran bisa dibuat dengan azas domisili di kabupaten/ kota masyarakat tersebut tinggal, dan seluruh warga Rohul diwajibkan memiliki akte kalahiran,” jelas Syaiful.

Sistim jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Rohul jelas Syaiful lagi, petugas untuk perekaman saat jemput bola, akan disesuaikan dengan pengajuan permohonan permintaan kepala desa/ lurah. Apalagi saat ini, Disdukcapil hanya memiliki 1 alat untuk perekaman yang digunakan sistim mobile. Sebelumnya ada dua, namun 1 unit lagi rusak dan belum diperbaiki karena tidak adanya dana APBD Rohul.

“Selain 1 unit alat untuk mobile yang rusak serta di kecamatan Rambah dan Rambah Samo, kita tidak bisa memperbaiki alat rusak tersebut, karena itu dari APBN yang berbaikan ya harus APBN,” ucap Syaiful lagi.

Kemudian perlu diketahui masyarakat, untuk pelayanan pengurusan perekaman KTP-el seluruh pelayanannya gratis tanpa dipungut biaya. Sehingga, bagi masyarakat yang belum lakukan perekaman KTP-el agar segera melakukannya melalui UPTD di masing-masing kecamatan. (Mds)

Loading...