Bupati Sukiman Hadiri Workshop Penilaian Mandiri Online di Pekanbaru

image_title
Linkedin
Bupati Sukiman Hadiri Workshop Penilaian Mandiri Online di Pekanbaru
Bupati Sukiman saat dilantik jadi Bupati Rohul

PEKANBARU, Rohultoday.CO - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, menghadiri workshop Penilaian Mandiri (Self Assesment) Sistim Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara online, oleh Pemerintah Provinsi se-Provinsi Riau, di gedung Daerah Provinsi Riau (17/4/2018).

Selain Bupati H Sukiman, juga dihadiri Kepala BPKP Pusat Deputi Bidang penyelenggaraan Keuangan Daerah, Kepala BPKP Provinsi Riau, Sekretaris Daerah Rohul Ir. Damri, Inspektur Inspektorat Drs M. Munif. M.Si, Sekretaris Inspektorat serta para Auditor Rohul.

Worshop Penilaian Mandiri SPIP secara online, dalam rangka menuju capaian SPIP serta kapatibilitas APIP ( Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) Kabupaten Rohul di level 3.

Dimana, untuk pengendalian intern merupakan unsur yang terjalin erat satu dengan yang lainnya. Proses pengendalian menyatu pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan juga seluruh pegawai. Karena itu jadi fondasi dari pengendalian adalah orang-orang (SDM) di dalam organisasi yang membentuk lingkungan pengendalian yang baik dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ingin di capai instansi pemerintah.

“Sesuai PP Nomor 60 tahun 2008 yang jadi unsur pertama dari lingkungan pengendalian adalah pembangunan integritas dan nilai etika. Organisasi dengan maksud agar seluruh pegawai mengetahui aturan untuk berintegritas yang baik, serta melaksanakan kegiatannya dengan sepenuh hati dengan berlandaskan pada nilai etika yang berlaku untuk seluruh pegawai tanpa terkecuali,” kata Bupati Sukiman.

Kemudian, integritas dan nilai etika kata H Sukiman, perlu dibudayakan sehingga akan menjadi suatu kebutuhan dan bukan keterpaksaan. Karena itu budaya kerja yang baik pada instansi pemerintah perlu dilaksanakan secara terus menerus tanpa henti.

Juga agar dibuat peryataan bersama, untuk melaksanakan integritas dan nilai etika tersebut dengan menuangkan pada suatu pernyataan komitmen untuk melaksanakan integritas.

Pernyataan tersebut, berupa fakta tentang integritas yang berisikan komitmen untuk melaksanakan selain itu kompetensi yang berisikan komitmen untuk melaksanakan selain itu, kompetensi yang merupakan kewajiban pegawai di bidang masing-masing.

“Komitmen yang dilaksanakan secara periodik perlu dipantau, dan dalam pelaksanaannya perlu diimbangi dengan adanya kepemimpinan yang kondusif. Sebagai pemberi teladan untuk di turuti seluruh pegawai agar dapat mendorong terwujudnya hal tersebut, sehingga diperlukan aturan kepemimpinan yang baik. Aturan tersebut perlu disosialisasikan ke seluruh pegawai untuk diketahui bersama,” harap Bupati lagi. (Ary)

Loading...