Bocah Penderita Tumor Hati dan Pembuluh Darah Butuh Biaya Operasi Rp1,5 M, BAZ Galang Dana

image_title
Linkedin
Bocah Penderita Tumor Hati dan Pembuluh Darah Butuh Biaya Operasi Rp1,5 M, BAZ Galang Dana
Arazaqul, bocah penderita tumor hati

PASIR PANGARAIAN, Rohultoday.CO -Arazaqul (12) murid kelas V SD 023 di Simpang Badak, Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, butuh dana sekitar Rp1,5 miliar agar penyakit tumor Exsapagus atau tomor hati serta pembuluh darah yang dideritanya sejak usia 7 tahun bisa disembuhkan secara total.

Anak ke 5 bersaudara tersebut, sejak usia 7 tahun menderita penyakit yang diakui tim dokter di RSCM Jakarta langka, dan baru ada hanya 1 kasus seperti dialami Arazaqul di Indonesia, sedangkan di dunia baru dua kasus satu kasus dialami bocah 13 tahun di Negera Jerman serta oleh Arazaqul.

Diakui Mariatun (44), ibunda dari Arazaqul saat di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rokan Hulu (Rohul), Kamis (29/3/2018), anaknya sejak dioperasi tahun 2013 lalu kini tidak lagi mengkonsumsi nasi, air dan makanan lainnya. Bahkan, mulutnya juga tidak bisa digunakan untuk makan dan minum, namun kini setiap harinya Arazaqul hanya mengkonsumsi susu khusus merk Esnsure.

Bahkan yang sangat memprihatinkan, susu bubuk yang dikonsumsi Arazaqul, harus menggunakan alat bantu suntik dan selang khusus, kemuian dimasukan melalui pek yang dipasang tim dokter di lambungnya.

"Setiap enam bulan sekali, alat pek dan disken serta alat bantu konsumsi makanan diganti tim dokter RSCM Jakarta. Setiap 800 gram susu per kalengnya, untuk kebutuhan dua hari. Susu tersebut harganya Rp290 ribu hingga Rp300 ribu per kalengnya, dan hanya dijual di apotik serta swalayan," jelasnya.

"Anak saya tidak mengkonsumi makanan dan air selain susu khusus, yang dimasukan melalui pek khsusus yang sudah dipasang tim dokter. Bila dimakan atau minum melalui mulut, maka akan muntah-muntah, semua itu karena faktor penyakit yang diderita Arazaqul," kata Mariatun dengan meneteskan air mata.

Mariatun juga mengatakan, kondisi anaknya sudah memburuk. Karena saat ini tumor sudah mengerogoti setengah dari hati anaknya. Hanya saja, itu tidak dirasakan anaknya dan setiap harinya bersekolah dan bermain seperti anak normal saja.

"Makannya harus diasup melalui suntik dan selang ke pek di dekat lambungnya. Namun, menurut pihak dokter anak saya bisa sembuh seperti anak lainnya, namun biayanya mencapai Rp1,5 miliar, dimana hati anak saya nantinya dicangkok sedangkan kerongkongan hingga usus dan ke lambung dioperasi secara total," jelasnya.

"Saya akan terus memperjuangkan anaknya, agar dirinya bisa kembali normal seperti anak lainnya. Namun alhamdulilah, ada bantuan Dinas Kesehatan Rohul 30 kaleng susu sebulannya. Termasuk dari Pemkab Rohul, juga BAZNAS Rohul untuk biaya anak Rp600 ribu per bulannya," sebut Mariatun.

Arazaqul sendiri kata Mariatun, sudah dilakukan 5 kali operasi. Kemudian, setiap mengganti pek dan alat untuk memasukan susu lewat pek dananya mencapai Rp30,400 juta enam bulan sekali ke RSCM Jakarta dan itu didanai BPJS, dan dibantu Pemkab Rp10 juta.

"Hanya saja, bila anak saya normal kembali maka butuh dana untuk cangkok hati dan operasi tenggorokan hingga ke lambung sekitar Rp1, 5 miliar, darimana saya dapatkan. Sementara saya hanya penjual goreng dan suami bekerja serabutan. Semua saya serahkan ke Allah SWT," ucap Mariatun.

Wajah Arazaqul yang tampan dan tubuh jangkung, bila dilihat sekilas seperti anak normal kebanyakan. Karena, dirinya bebas bergerak kesana kemari, sesekali merengek manja di pangkuan sang ibu. Bahkan, saat Ketua Harian BAZNAS Rohul H.Elfalisman dan Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Pelaporan H Ekrat menyerahkan bantuan rutin Rp600 ribu, Arazaqul berkomunikasi dengan baik.

Melihat kondisi Arazaqul yang makan lewat pek alat khusus yang dibuat tim dokter, H Erkat menyatakan BAZNAS Rohul hanya bisa membantu Rp600 ribu per bulan untuk Arazaqul. Namun, ada rencana pengurus BAZNAS Rohul akan gelar rapat yang nantinya akan melakukan penggalangan dana lewat sedekah.

"Kita nantinya mencoba membuka rekening untuk bantuan sedekah biaya pengobatan Arazaqul yang menurut orang tuanya sekitar Rp1,5 miliar. Nantinya, kita buka lewat rekening seluruh bank, berharap Arazaqul bisa dioperasi dan bisa hidup normal seperti anak lainnya," harap H Erkat.

H Erkat juga berharap, bila memang ada masyarakat umum atau pihak perusahaan yang ingin membantu bocah malang tersebut, bisa menyalurkannya ke BASNAS Rohul. Kareba, saat ini rekening bantuan untuk Arazaqul belum dibuat. (Ar)

Loading...