Home Bisnis Bangun Pabrik Semen Di Rohul, PT Cemindo Gemilang Investasikan Rp5 Triliun

Bangun Pabrik Semen Di Rohul, PT Cemindo Gemilang Investasikan Rp5 Triliun

1,344
0
SHARE
Bangun Pabrik Semen Di Rohul, PT Cemindo Gemilang Investasikan Rp5 Triliun

Perwakilan Investor dari PT Cemindo Gemilang Ekpose Rencana Kerja Pembangunan Pabrik Semen , di Kecamatan Rokan IV Koto, bersama Bupati H Sukiman dan pejabatr Rohul

Rohultoday.CO - Deputi Direktur PT Cemindo Gemilang Anang Aji Sunoto menyatakan, perusahaan akan investasi minimal senilai 300 juta Dollar Amerika atau sekitar Rp5 triliun, untuk membangun pabrik semen di Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Hal tersebut disampaikan Anang Aji Sunoto saat ekpose oleh pihak PT Cemindo Gemilang terhadap rencana kerja penambangunan Batu Gamping dan Pembangunan Pabrik Semen Merah Putih di ruang rapat rumah dinas Bupati Rohul, Senin (16/4/2018).

Di ekpose itu hadir Bupati Rohul H Sukiman, para Kepala Dinas, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohul terkait serta Deputi Direktur PT Cemindo Gemilang Anang Aji Sunoto beserta staf.

Bupati H Sukiman menyatakan, bahwa Pemkab Rohul sangat merespon dan mendukung penuh terhadap investor PT Cemindo Gemilang yang akan menanamkan investasi di Kecamatan Rokan IV Koto untuk membangun Pabrik Semen. Bahkan, bentuk dukungan pemerintah daerah, yakni akan berikan kemudahan ke investor dan memfasilitasi kepengurusan perizinan yang dibutuhkan, untuk menggarap Sumber Daya Alam yang ada di Rohul.

??Pemkab Rohul akan membantu dan mendukung sepenuhnya investor yang akan membangun pabrik semen di Kecamatan Rokan IV Koto, baik administrasi dan perizinan lain yang menjadi kewenangan Pemkab Rohul. Dengan catatan tidak melanggar aturan yang ada, baik hutan lindung,? tegas Bupati Rohul H Sukiman, terkait dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan pabrik semen di Rohul.

Deputi Direktur PT Cemindo Gemilang Anang Aji Sunoto menyatakan, investasi yang akan ditanamkan untuk membangun pabrik semen Rp5 triliun, nantinya tergantung luas lahan dari deposit kandungan yang ada, bisa capai 400-500 hektar.

??Kita harus memastikan dulu, apakah kita membangun infrastruktur sendiri atau dibangun pemerintah. Contohnya pembangkit listrik, nantinya itu dibutuhkan 40 hingga 50 MW,?

"Kemudian, Bupati Rohul antusias sangat mendukung kita, sekarang tim tinggal turun ke lapangan memastikan posisi infrastruktur dan area lokasi tempat dibangunnya pabrik,?? terang Anang Aji Sunoto.

Kemudian jelas Anang lagi, terkait belum disahkannya RTRW di Riau, itu telah sampaikan ke pemerintah daerah. Berharap, semua sesuai dengan harapan, bisa segera mempunyai pabrik di wilayah Sumatera. Kini ucap Anang, perusahannya masih membangun pabrik kedua di Kabupaten Banten, selesainya tahun 2019 mendatang.

Dengan meningkatnya produk permintaan semen di pasar nasional, membuat banyak Investor melirik sumber daya alam yang ada di Rohul, termasuk investor dari PT Cemindo Gemilang.

Bupati juga menyatakan, Pemkab Rohul akan segera membentuk tim percepatan investasi di daerah Rohul yang nantinya, akan turun ke lapangan bersama investor meninjau lokasi rencana pembangunan pabrik semen.

??Kita sudah welcome ke investor yang berinvestasi di daerah kita. Berharap, dengan dibangunnya pabrik semen ini maka kedepannya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pembangunan di Rohul. Namun, untuk mencapai semua itu selain pemerintah juga harus ada pengusaha dan didukung oleh masyarakat,?? ujarnya.

Kemudian, dengan dibangunnya pabrik semen, maka akan membuka peluang kerja tenaga lokal. Sehingga dapat mengurangi angka pengangguran, selain mengurangi angka kemiskinan dengan dibangunnya infrastruktur jalan dan jembatan.

??Saya yakin dengan niat tulus investor yang akan membangun pabrik semen di Kecamatan Rokan IV Koto di Desa Sei Kijang. Perusahaan punya target 2,5 tahun maksimal, pabrik sudah beroperasi, sepanjang persyaratan administrasi dan perizinannya diurus dari sekarang oleh investor,?? kata Bupati lagi.

Sementara itu, akan disiapkan lahan dan perizinan. Mudah mudahan kurang dari setahun, diperkirakan 2019 mendatang sudah mulai membangun konstruksi dan pembebasan lahan. Soal lokasi masuk kawasan hutan atau HPL, Bupati nantinya akan mempertanyakan ke provinsi dan pusat sehingga benar benar lokasi itu tidak masalah, dan aturan yang harus dipenuhi.

?Kita harus memastikan legalitas lahan tersebut, agar benar-benar jelas,?? tutur Bupati.

Juga diakui Anang, dalam pekan ini akan turun bersama Tim kabupaten untuk melihat kondisi dilapangan.Bila kawasan hutan atau HPL, maka pengurusan sangat panjang dan berusaha maksimal, selama tidak melanggar aturan yang ada.

?Bila masuk hutan lindung, kita tidak akan berinvestasi di kawasan tersebut. Karena batu kapur itu lokasi dari Riau sampai Sumbar, ada yang masuk kawasan hutan dan ada yang tidak. Pabrik Semen di Rokan nanti akan membutuhkan 600 tenaga kerja,?? tambah H Sukiman. (Mds)