Aparat Desa Sukadamai Gelar Razia Cafe dan Warung Tuak

image_title
Linkedin
Aparat Desa Sukadamai Gelar Razia Cafe dan Warung Tuak
Kepala desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu

Rohultoday.CO -  Aparat desa Sukadamai baik dari Pemerintah Desa (Pemdes) serta Babinsa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mulai mengaktifkan razia cafe dan warung tuak.

Operasi pekat yang dilaksanakan ini merupakan upaya untuk meminimalisir penyakit masyarakat. Melibatkan BPD, RT dan RW serta Trantib Kecamatan Ujung Batu, yang menyusuri satu persatu tempat hiburan malam.

Tak heran, kedatangan aparat desa sempat membuat para pengunjung dan pengelola cafe serta warung tuak terkejut sehingga berhamburan keluar.

“Razia sengaja dilakukan tidak terjadwal, sehingga kedatangan kami tidak diketahui pengelola cafe dan warung tuak. Kemudian, melihat aparat desa datang banyak juga dari pemilik cafe dan warung tuak langsung menutup tempat usahanya," tegas Babinsa Koramil 08 Ujung Batu, Kopda Musriadi, Jumat (13/4/2017).

Razia tempat hiburan malam dan warung tuak kata Kopda Musriadi, baru pertama kalinya digelar. Mereka akan bekerjasama dengan pemerintah desa, BPD dan Trantib Kecamatan, razia dilakukan untuk menimalisir pekat khususnya di Desa Sukadamai.

Walaupun baru pertama dilaksanakan sambung Musriadi, kini belum dilakukan penindakan baik terhdap pemilik dan pengunjung hiburan malam. Karena, razia yang dilaksanakan masih sebatas teguran.

“Kita masih memberi mereka pemahaman agar tidak lagi membuka usaha hiburan malam, apalagi Rohul ini Negeri Seribu Suluk, tidak pantas hiburan malam ada di daerah ini," tegasnya.

Upaya memberi efek jera terhadap para pengelola hiburan malam sebut Musriadi. Dirinya bersama Kepala Desa Sukadamai, Ramtani Rokan, sepakat surati Polsek Ujung Batu ditembuskan ke Polres Rohul, pihak kecamatan yang ditembuskan ke Bupati Rohul, untuk meminta bantuan pendamping pihak desa, dalam menindak tempat hiburan malam tersebut.

“Bila teguran dari desa tidak diindahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan tindakan tegas. Kami juga akan melibatkan ustad perwakilan dari masjid minimal 2 orang, yang nantinya akan memberi siraman rohani bagi masyarakat yang berkunjung ke tempat hiburan itu,” ucapnya.

Kata Musriadi lagi, menjamurnya tempat hiburan malam tersebut, berdampak buruk terhadap akhlak masyarakat, juga memicu keributan dan kecelakaan.

"Kami berharap, kerjasama dengan pihak terkait. Apalagi saat razia kemarin kami masih menemukan pelayan cafe yang tidak sama sekali memiliki identitas kependudukan, dan rata-rata pengelolanya juga bukan warga Rohul,” terangnya. (En)

Loading...