Home Pemerintahan Akankah Rohul Miliki 2 Wakil bupati?

Akankah Rohul Miliki 2 Wakil bupati?

1,891
0
SHARE
Akankah Rohul Miliki 2 Wakil bupati?

Ilustrasi wakil bupati

Rohultoday.CO ? Sampai saat ini belum ada terdengar kabar tentang siapa yang bakal menjadi Calon Wakil Bupati Rokan Hulu pendamping Bupati Sukiman. Namun, sesuai dengan PP Nomor 102 Tahun 2014, pengusulan jabatan Wakil bupati paling lambat dilakukan satu bulan pasca Bupati dilantik.

PP Nomor 102 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengusulan dan Pengangkatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dikeluarkan atas pertimbangan melaksanakan ketentuan Pasal 171 ayat (5) dan 176 ayat (4) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Disebutkan dalam PP tersebut, Pengisian Wagub, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilaksanakan paling lambat 1 (satu) bulan setelah pelantikan Gubernur, Bupati, dan Walikota. bunyi Pasal 3 Ayat (1) PP tersebut disebutkan, masa jabatan Wagub, Wakil Bupati/Wakil Walikota berakhir bersamaan dengan masa jabatan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Berkenaan dengan PP tersebut, jika Sukiman dilantik menjadi bupati sisa masa akhir jabatan pada tanggal 14 Februari 2018 lalu, artinya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Rohul tersebut sudah molor selama satu bulan.

Selain itu Dalam PP tersebut pengusulan Calon Wakil Bupati juga dipengaruhi kriteria jumlah penduduk.

1. untuk kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sampai dengan 100.000 jiwa tidak memiliki Wakil Bupati/Wakil Walikota.

2. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 100 ribu ? 250 ribu jiwa memiliki 1 (satu) Wakil Bupati/Wakil Walikota.

3. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk di atas 250 jiwa dapat memiliki 2 (dua) Wakil Bupati/Wakil Walikota.

Berdasarkan PP tersebut, Artinya Rohul bisa saja memiliki 2 orang Wakil Bupati Rohul dikarenakan Jumlah Penduduk Rohul saat ini mencapai 500 ribu jiwa.

Tak hanya berasal dari Partai Pengusung, dalam PP tersebut juga disebutkan, bahwa Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau nonPegawai Negeri Sipil juga berpeluang mengisi jabatan wakil bupati, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan untuk calon PNS, menurut PP ini, golongan kepangkatan paling rendah IV/c dan pernah menduduku jabatan eselon IIa untuk calon Wagub, dan IV/b dan pernah menduduki jabatan eselon IIb untuk calon Wakil Bupati/calon Wakil Walikota.

Ketentuan tersebut sesuai dengan bunyi Pasal 4 Ayat (1f) Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2014 bahwa calon wakil bupati ? Berusia paling rendah 30 tahun untuk calon Wakil Gubernur, dan 25 tahun untuk calon Wakil Bupati/Wakil Walikota ?.?(Mds)