Ada Unsur Mistis Dibalik Dirusaknya Cagar Budaya Makam Raja-Raja Rambah

image_title
Linkedin
Ada Unsur Mistis Dibalik Dirusaknya Cagar Budaya Makam Raja-Raja Rambah
Kondisi Makam Raja-Raja Rambah di Desa Rambah

Rohultoday.co- Diduga, ada Orang Tak Dikenal (OTK) yang mencoba merusak cagar budaya yang sangat bersejarah dan dilindungi negera, di wilayah Desa Rambah, Kecamatan Rambah di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau,

Percobaan pengerusakan cagar budaya, dilakukan dengan upaya membakar pohon beringin besar yang mengakibatkan pohon tersebut roboh menimpa sejumkah makam raja-raja yang ada di bawahnya. Hanya saja, kepercayaan mistis (gaib) yang selama ini dikatakan sejumlah warga memang benar adanya.

Percaya tidak percaya, yakin atau tidak yakin, mistis di kawasan situs makam Raja-raja Rambah memang terbukti adanya. Karena, bagian batang pohon yang diduga akan ditumbang dan dibakar OTK, pohon batang beringin yang sudah ada sejak sekitar tahun 1292 Hijriyah atau  1871 Masehi abad ke XII, robohnya hanya bagian atas saja. Sedangkan dahan dan rantingnya, menutupi makam yang ada di bawahnya.

“Saat kita turun dan langsung melihat ke lokasi situs makam Raja-raja Rambah, kamis (11/1/2018) sore kemarin, kita dapati bagian dahan dan ranting pohon menutupi makam yang ada di bawahnya. Hanya saja ada beberapa makam di sekitar makam utama, yang terkena timpa,” terang Kepala Dinas Pariwista dan kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs Yusmar M.Si, Jumat (12/1/2018) di kantornya.

Namun ketika ditanya apakah situs yang dilindungi tersebut dibakar atau sengaja ditumbangi, Yusmar menyatakan, dirinya belum bisa memastikannya. Kemudian, dirinya sudah menghimbau ke petugas yang membersihkan kawasan makam Raja Rambah agar tidak membersihkannya dulu sebelum ada izin dari Balai Cagar Budaya (BCB) Batu Sangkar Wilayah Sumatera, yang meliputi wilayah Sumbar, Riau dan Kepri.

Bahkan, saat ini belum diketahui apa yang menelatarbelakangi aksi pengerusakan tersebut. Namun pengerusakan tersebut baru diketahui Kadisparbud Rohul setelah salah seorang warga yang ingin berziarah ke makam Raja Rambah saat tiba di lokasi sudah melihat api membakar sebuah pohon beringin besar terbakar dan langsung melakukan pemadaman dengan alat sedanya.

Yusmar mengatakan kejadian tersebut baru dikatahuinya Kamis sore, setelah mendapat laporan. Dirinya sudah melaporkannya ke Wakil Bupati Rohul, H Sukiman dan akan meneruskannya ke BCB Batu Sangkar untuk meminta petunjuk langkah apa yang harus dilakukan.

“Karena itu cagar budaya dan dilindungi pemerintah, maka cagar budaya dan kewenangannya ada di tangan mereka. Bila diintruksikan mereka baru kita untuk bertindak,” terangnya.

Yusrmar juga mengaku, bahwa diduga ada unsur mistis di kawasan cagar alam makam Raja Rambah. Apalagi, situs tersebut kedepannya akan dikembangkan sebagai salah satu kawasan wisata religius dan histori yang ada di Rohul, yang kedepannya dipakai sebagai bahan pelajaran bagi generasi kedepan.  

“Situs makam Raja-raja Rambah yang sudah jadi situs sejarah banyak dikunjungi warga, baik yang hanya sekedar ingin melihat dan wisata, ziarah bahkan kabarnya ada juga yang ingin mencari gaib, termasuk benda-benda pusaka yang kata mereka memiliki kekuatan magic,”

“Apalagi petugas kita, pernah melihat ada orang yang semedi di dekat makam raja, ada juga katanya yang ingin mengambil pusaka dengan gunakan kekuatan gaib. Jadi situs Makam Raja Rambah ini memang kawasan yang sakral dan penuh mistis juga misteri,” ucap Yusmar.***[mds]

Loading...