Home Infrastruktur 6 Jembatan Besar akan Dibangun di Rohul dari Bantuan Bankeu Mulai 2018

6 Jembatan Besar akan Dibangun di Rohul dari Bantuan Bankeu Mulai 2018

566
0
SHARE
6 Jembatan Besar akan Dibangun di Rohul dari Bantuan Bankeu Mulai 2018

Ilustrasi Pembangunan Jembatan di Rohul

PASIR PENGARAIAN?-? Pembangunan 6 Jembatan besar di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang akan dimulai proses pembangunannya tahun 2018 ini dibantu dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun anggaran 2018.

Informasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rohul Anton ST, MT melalui Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Rohul Khoirul Fahmi ST, bahwa pembangunan ke??6 unit jembatan masih dalam proses lelang.

?Kini tengah proses lelang. Pembangunan 6 jembatan??ini dibantu dari Bankeu 2018," jelas Khoirul Fahmi, Selasa (05/6/2018).

Khoirul menyatakan, bahwa pembangunan 6 jembatan besar yang akan dilakukan di Kabupaten Rohul baru sebatas abutment (abt) atau pondasi??saja di 2018.?Untuk pembangunan abutmen 6 jembatan besar, ungkap Khoirul, Provinsi Riau gelontorkan dana mulai Rp 3 miliar sampai Rp 12 miliar untuk setiap jembatan.

?Pembangunan jembatan ada yang Rp 3 miliar, Rp 4 miliar, Rp 5 miliar, Rp 8 miliar serta hingga Rp 12 miliar," ujarnya.

Khoirul??mengungkapkan, ke 6 jembatan besar yang akan dibangun mulai 2018, pertama jembatan Sungai Batang Lubuh menghubungkan Desa Rambah Hilir-Desa Surau Munai Kecamatan Rambah Hilir. Kedua jembatan Sungai Batang Lubuh menghubungkan Kecamatan Bangun Purba-Desa Menaming Kecamatan Rambah.

Dimana ketiga jembatan Sungai Batang Lubuh di Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan-Kecamatan Kunto Darussalam. Keempat, yakni jembatan Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian menghubungkan Jalan Diponegoro-Jalan Tuanku Tambusai Kecamatan Rambah.

Lalau jembatan Sungai Batang Kumu menghubungkan Desa Mahato-Desa Sukadamai Kecamatan Tambusai Utara. Ke enam, jembatan Sungai Rokan menghubungkan Kecamatan Ujung Batu-Desa Lubuk Bendahara Timur Kecamatan Rokan IV Koto.?

"?Proyek dilakukan secara bertahap, namaun itu bukan multiyears," ucap Khoirul Fahmi. (Mds)