2 Anggota DPRD Reses,Warga Suka Damai Minta Perbaikan Jalan dan Penerangan

image_title
Linkedin
2 Anggota DPRD Reses,Warga Suka Damai Minta Perbaikan Jalan dan Penerangan
Ilustrasi kegelapan belum ada penerangan

Rohultoday.CO - Masyarakat Dusun Dua Suka Damai, Desa Kepayang Kecamatan Kepenuhan Hulu, hingga kini masih butuhkan pembangunan infrastruktur jalan dan penerangan listrik PLN.

Itu disampaikan masyarakat, sebagai bentuk aspirasi saat 2 (dua) anggota DPRD Rohul Muksin SPi Dan H. Amran S.sos, gelar reses di Desa Kepayang (17/4/2018).

Di kegiatan reses dua anggota DPRD Rohul, dihadiri puluhan masyarakat Desa Kepayang yang berada di Dusun Dua Suka Damai, Kepenuhan Hulu, reses digelar secara bersamaan dengan dapil pemilihan yang sama. Masyarakat setempat mengatakan, ini baru pertama kali dikunjungi oleh anggota DPRD Rohul , apa lagi reses yang langsung dihadiri dua anggota DPRD Rohul.

Reses juga dihadiri Camat Kepenuhan Hulu, Junisar, perangkay desa, tokoh masyarakat dan puluhan masyarakat setempat.

Dari aspirasi yang disampaikan masyarakat di reses tersebut, berupa perbaikan infrastruktur jalan, penerangan listrik PLN, tidak adanya bidan desa, pembangunan gedung PAUD serta CSR dari PT. PIS A yang tidak pernah disalurkan perusahaan ke masyarakat tempatan.

Tokoh masyarakat Suka Damai, Nasarudin mengatakan, aspirasi tersebut diprioritaskan untuk perbaikan jalan lebih kurang sepanjang 10 km. Karena jalan, sebagai akses penopang peningkatan ekonomi masyarakat, jika kondisinya jalan rusak ekonomi masyarakat akan lumpuh total saat musim penghujan.

Anggota DPRD Rohul, Muksin.S.Pi mengatakan, bahwa jalan merupakan salah satu persoalan mendasar di kabupaten rokan hulu yang harus dituntaskan pemerintah, karena 60 parsen kondisi jalan masyarakat terutama dari ibu kota kecamatan ke desa masih kondisi rusak parah dan memprihatinkan

“Kita berharap, pemerintah harus memiliki databes tentang jalan yang ada di rohul, sehingga dalam tahap pengerjaannya terukur, tidak hanya asal - asal dan sembarangan dikerjakan,” harap kedua anggota DPRD.

H. Amran S.Sos mengatakan, bahwan Indonesia sangat luas. Guna mencapai target penerangan listrik PLN dilakukan secara bertahap, pasalnya saat ini hanya tinggal 20 parsen saja desa yang belum teraliri listrik PLN, terutama bagi desa dan dusun yang terpencil dengan jangkauan yang sangat jauh sehingga membutuhkan biaya besar.

Walaupun demikian, aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat akan kita tampung dan kita perjuangkan nantinya ditingkat kabupaten maupun ke provinsi.

Terkait bidan desa, memang saat ini setiap desa sudah ada, tetapi faktor geografis desa mengakibatkan jarak tempuh dari dusun ke desa induk jauh lebih kurang 12 kilo meter pelayan kesehatan terhambat. (Ary)

Loading...